🇫🇷 Most Ballon D'ors - Platini & Cruyff
🇫🇷 Most FIFA Player of the Year - Zidane
🇩🇪 Most Golden Boots - Gerd Muller
🇪🇸 Most Pichichi - Telmo Zarra
🇩🇪 Most Goals in a Season - Gerd Muller
🇧🇷 Most International Goals in South America - Pele
🇩🇪 Most Goals in a Year - Gerd Muller
🇧🇷 Most Goals for a Single Club - Pele
🇦🇷 Most Goals for Argentina - Batistuta
🇪🇸 Most Goals in LaLiga - Telmo Zarra
🇵🇱 Most Goals in Consecutive Games - Peterek
🇧🇷🇫🇷 Most International MVP - Pele & Zidane
Now those records belong to:
🇦🇷 Most Ballon D'ors - Messi
🇦🇷 Most FIFA Player of the Year - Messi
🇦🇷 Most Golden Boots - Messi
🇦🇷 Most Playmaker Awards - Messi
🇦🇷 Most Pichichi - Messi
🇦🇷 Most International Goals in South America - Messi
🇦🇷 Most Goals in a Season - Messi
🇦🇷 Most Goals in a Year - Messi
🇦🇷 Most Goals for a Single Club - Messi
🇦🇷 Most Goals for Argentina - Messi
🇦🇷 Most Goals in LaLiga - Messi
🇦🇷 Most Goals in Consecutive Games - Messi
🇦🇷 Most International MVP - Messi
Kasus Messi bukan sekadar soal sepak bola. Ini adalah contoh bagaimana algoritma bisa mengubah persepsi publik terhadap seseorang yang kariernya didokumentasikan selama lebih dari 20 tahun. Jika itu bisa terjadi pada Messi, bayangkan betapa mudahnya opini dibentuk terhadap orang atau isu yang bukti dan rekam jejaknya jauh lebih sedikit.
Terlepas apakah kalian setuju atau tidak dengan isi tulisannya, artikel ini menarik untuk dibaca karena membahas bagaimana algoritma, media sosial, dan psikologi massa dapat membentuk opini publik.
🧠artikel yang mind blowing soal kenapa kok tiba-tiba semua orang benci Lionel Messi
yang nulis adalah praktisi pemasaran dan pembentuk narasi profesional (narrative shaper). dia membedah bagaimana opini publik di media sosial dapat dimanipulasi secara masif dan cepat.
perubahan narasi kepada Messi yang menjadi fenomena risetnya
dari pahlawan yang dicintai seluruh dunia saat Piala Dunia 2022 menjadi sosok yang dilabeli "curang" atau "penjahat" empat tahun kemudian.
⏳
penulis menjelaskan mekanisme bagaimana suatu narasi diciptakan, disebarkan oleh algoritma, memanipulasi psikologi manusia, dan dipercepat oleh teknologi AI.
yang paling seram adalah bagian ini:
"Jika internet dan algoritma mampu merombak total reputasi seorang atlet yang paling banyak terdokumentasi dalam sejarah, bayangkan betapa mudahnya opini publik dimanipulasi dalam isu-isu kompleks yang tidak memiliki bukti rekaman 20 tahun. Misalnya seperti politik, perang, bisnis, kesehatan, atau kehidupan seseorang.”
baca ya. ini tulisan yang sangat menarik.
https://t.co/NZQ4ltEH3o
ميسي وكأس العالم :
2014 (27 عام) : خسر النهائي امام المانيا
2022 (35 عام) : انتصر بالنهائي امام فرنسا
2026 (39 عام) : خسر النهائي امام اسبانيا
طوال هذه الفترات لعب بتنافسية كبيرة. قاد منتخب بلاده الى النهائيات. لم يقلل من البطولة ولم يتعذر. عظيم 🐐
ميسي قعد طول عمره يحاول يرضي جمهور الارجنتين كانو يحرقو صوره ويحكو انه ابن كتلونيا عشان بتالق مع برشلونة وبيخسر نهائيات مع الارجنتين وما جلب لهم بطولات
امس كان ماسك نفسه لحد م شاف الجماهير وهيا بتشجعه ، ميسي كان يستحق حب شعبه من اول يوم مش في نهاية مسيرته
20 عام شاهدت ميسي.
20 عام شاهدت 48 بطولة لميسي.
20 عام شاهدت 919 هدف لميسي.
20 عام شاهدت 422 أسيست لميسي.
20 عام شاهدت 1341 مساهمة تهديفية.
20 عام شاهدت 8 كرات ذهبية.
20 عام شاهدت 6 أحذية ذهبية.
20 عام ختم كرة القدم جماعيًا وفرديًا.
الـGOAT ❤️🐐
🇳🇴 La selección noruega de fútbol fue una de las pocas, por no decir la única, que protestó por las paupérrimas condiciones laborales de muchísimos obreros del mundial anterior, en el que incluso fallecieron decenas de ellos. Su grado de conciencia social es superior al de cualquier otro país de Europa y del mundo.
"Tanteku Guru 30 Tahun. Dia Bilang: 'Anak yang Paling RUSAK Bukan yang Nggak Diurus. Tapi yang TERLALU Diurus.'
Pas Dia Jelasin, Aku Merinding, Asliiii."
🚨 Luka Modrić when asked who is the more complete player between Cristiano Ronaldo and Lionel Messi ahead of Portugal vs Croatia in the FIFA World Cup Round of 32:
🗣️ Reporter:
“Luka, you’ve played against both Cristiano Ronaldo and Lionel Messi. Who do you believe is the more complete player?”
🗣️ Luka Modrić:
“What Cristiano Ronaldo and Lionel Messi have done for football can never be overlooked. They have defined an entire generation, and we may never see two players like them again.”
“If you’re asking me who the more complete player is, then for me it’s Cristiano Ronaldo.”
“Not everybody can do what Cristiano does. To be the most complete player, you have to be able to score with both feet, score headers, diving headers, bicycle kicks, create chances, deliver assists, dribble past defenders, hold the ball under pressure and physically dominate defenders when necessary.”
“Cristiano Ronaldo gives you all of that. He has every tool a footballer could ask for, and that’s why I consider him the most complete.”
“Lionel Messi is magical. He can never be overlooked. The way he carries the ball, the way he sees passes that nobody else can see and the calmness he brings to the game are on another level.”
“What Messi can do, only Messi can do. He has a gift that football may never witness again.”
“But if we’re talking about completeness, about having every weapon in your game and being able to hurt opponents in every possible way, then for me Cristiano Ronaldo is the most complete footballer.”
“They are both all-time greats, but if I had to choose just one based on completeness, my answer will always be Cristiano Ronaldo.
6 Jurusan Kuliah Masa Depan
China sudah hapus 8 jurusan 'kuno' dari kampus mereka.
Jurusan 'kuno' ini akan tergantikan oleh AI.
Sebagai gantinya, mereka ciptakan 6 jurusan 'modern':
1. Kecerdasan Buatan Terwujud / Kecerdasan Berwujud
(Embodied Intelligence / Embodied AI)
Melatih murid membuat AI untuk dunia fisik, bukan hanya didalam layar komputer.
2. Ilmu dan Teknologi Antarmuka Otak-Komputer
(Brain-Computer Science and Technology)
Merancang sistem teknologi yg menghubungkan software komputer dgn aktifitas neural otak.
3. Seni Pencitraan Cerdas / Teknik Audiovisual Cerdas
(Intelligent Imaging Art / Intelligent Audiovisual Engineering)
Mengajar murid membuat media dgn AI.
4. Robotika Pertanian (Agricultural Robotics)
5. Manajemen dan Ekonomi Wilayah Udara Rendah
(Low-Altitude Economy and Management)
Managemen bisnis, logistik dan infrastruktur industri transportasi udara seperti drone
6. Perdagangan Digital / Keuangan Digital
(Digital Trade / Digital Finance)
Belajar tentang big data, AI supply chain global dan auto Fin-Tech.
Semuanya menarik.
Aku paling suka yg #6,
Kamu?
Best wishes on Buddha Purnima. Our commitment towards realising the ideals of Lord Buddha is very strong. May his thoughts deepen the spirit of joy and togetherness in our society.
Guys, ada pembicaraan antara Helmy Yahya dan Arcandra Tahar (Mantan Menteri ESDM).
Mereka nggak cuma bahas harga BBM,
tapi membongkar peta besar perebutan energi dunia.
Arcandra Tahar menjelaskan bahwa negara maju (terutama Amerika Serikat) punya tiga cara utama untuk mengamankan kebutuhan energinya:
-Strategi Militer (By Military): Digunakan oleh Jerman Nazi (menyerang Polandia demi batu bara) dan Jepang (menyerang Indonesia demi minyak karena diembargo Amerika).
Strategi Politik (By Politics): Ini yang paling sering dipakai sekarang. Caranya ada dua:
-Barter Keamanan: Amerika menjaga keamanan Arab Saudi, imbalannya Amerika mengelola minyaknya (lewat Aramco).
- Ganti Pemimpin (Regime Change): Menumbangkan pemimpin negara yang menasionalisasi minyak, seperti kasus di Iran (1953), Libya, Irak, hingga Venezuela.
Strategi Jalur Perdagangan: Menguasai titik-titik sempit dunia (Choke Points) seperti Terusan Panama, Terusan Suez, dan yang sedang panas sekarang: Selat Hormuz.
Mengapa Selat Hormuz Begitu Penting?
Selat Hormuz adalah "leher" distribusi minyak dunia. Jika Iran menutup selat ini, pasokan minyak global akan lumpuh karena tidak banyak jalur alternatif lain.
Ini adalah bentuk perlawanan negara yang kaya sumber daya tapi kalah secara militer, atau yang disebut sebagai "Weaponized Oil" (Minyak yang dipersenjatai).
Kenapa Amerika selalu dominan? Jawabannya adalah sistem Petro-Dollar.
- Dulu, Dollar di-backup oleh emas. Sejak 1971, Dollar di-backup oleh transaksi minyak.
- Negara-negara OPEC wajib menjual minyak dalam Dollar dan menyimpan uangnya di bank Amerika.
- Uang hasil minyak itu kemudian digunakan kembali untuk membeli senjata dari Amerika. Inilah alasan mengapa kawasan Timur Tengah sering dibuat tidak stabil (Destabilized) agar permintaan senjata tetap tinggi dan Dollar tetap kuat.
China menggunakan cara yang berbeda dari Amerika. Mereka tidak memakai militer atau politik jatuh-menjatuhkan, tapi menggunakan Teknokratik/Diplomatik:
- China membangun infrastruktur (jalan, jembatan) di negara seperti Iran.
- Bayarnya bukan pakai Dollar, tapi pakai minyak.
- Transaksi ini dilakukan lewat sistem mereka sendiri (CIPS), sehingga tidak bisa dilacak atau diblokir oleh sistem perbankan Barat (Swift). Ini perlahan melemahkan dominasi Dollar.
Arcandra menekankan pentingnya Energy Independent (Kemandirian Energi).
Artinya, kita harus pakai apa yang kita punya:
Batu Bara & CPO (Sawit): Indonesia punya banyak. Jangan langsung dimusuhi demi Energi Baru Terbarukan (EBT).
Geothermal: Indonesia juara di sini.
Hebatnya, Geothermal bisa hidup 24 jam stabil (Baseload), beda dengan matahari atau angin yang tergantung cuaca.