A talented Indonesian idol with stunning visuals, born in Jakarta on June 3, 2006.🇮🇩 She debuted in South Korea as the main vocalist of #VVUP under EgoENT after appearing on The Voice Kids Indonesia and becoming the runner-up of The Indonesian Next Big Star. She is #KIM
Suka banget liat allyz tengil begini, mending jumawa modelan gini deh guys dari pada nyenggol fandom lain.
Pas kalah upick juga masih jumawa bjir allyz bener2 😭
Semoga kita bisa konsisten fokus ke ald1 aja, tanpa nyenggol yg lain, dan semoga allyz dijauhkan dari fans2 toxic
Lihat deh laki laki di platform ini berusaha merombak ulang makna kekerasan seksual supaya pelecehan di grup chat itu dianggap hal yg gak parah parah banget. Segitu gak maunya "kenakalan" kalian terusik dan mengakui catcalling dan rape jokes itu perbuatan kriminal.
@leezhkimhechu Thank you. Still, sorry for the mess they made to your sf. There are lots of leoz who respects other sf especially jiayidans, seodungies and henyangis. All of you’ve been the sweetest to us
sebenernya semua keributan berhari-hari ini ga akan terjadi kalo kalian ga bawa leo/sangwon buat pembelaan. sesimple itu aja masa kalian ga paham. maka dari itu mari kita sudahi semua ini yuk! kasian loh ga semua orang ada ditwtr buat baca orang beratem🙏 kita juga yuk stop saling ss twt jelek buat jadi bahan berantem,
kalau ada twt yang menyinggung bisa langung blok dan report aja atau bisa langsung laporin ke akun ald1protect buat ngurangin semua keributan yang ga ada abisnya ini 🙏
mari kita ciptakan timeline yang enak buat dibaca karena kita disini buat ngehype idol yang kita suka bukan buat ribut internal fandom🙏
mari tetep waras ngekpopnya ya guys
‼️‼️PEDOPHILE WARNING‼️‼️
ada saluran whatsapp yg ngadain polling slogan channel, isinya kalimat² yang ngeromantisasi pelecehan anak, udh gitu diikuti ratusan orang.
Slogan yang mereka pake juga nyeleneh banget.
"meski janda lebih enak, tetapi teriakan anak kecil lebih nikmat"
@geonwoofotg As a leoz gw ga mau klaim si beibei. Leoz pada ga setuju sm keplengeran mereka. Gia juga bukan leoz dia ngakunya ssangkom tp kayanya ssangkom juga ga bakal mau disandingin sm dia
Normalize trying to protect the same group fandom if harm were directed to them after they are trying to protect you, and not only blurring the words only benefits you and your sf while the ones trying to speaks up for you also get burned in the process by the haters
Normalize focusing on any of your own safety when speaking up about any of the members and supporting and understanding eo when they chose to do so, especially when they got hated on when they tried to help speaks up.
It’s true, that we should normalize defending our fellow group members when they are being hated. What we should not normalize is framing as if they are controlled or gaslit when they’re trying to protect themselves from an actual hate directed to the member they’re biasing.