8. Tahun 2018 inipun saya tidak ingin ikut2an dengan manuver Pak Amien Rais, bukan karena saya apriori, tetapi saya belajar dari pengalaman. Saya kini Ketum Partai. Saya ibarat nakhoda, yang harus membawa penumpang ke arah yang benar, dengan cara2 yang benar pula.
Jadi gw mo cerita tentang pengalaman gw dulu sebagai personal assistant salah satu orang "paling kaya" di Indonesia yak
Nah sobat misquen harap berbesar hati dan ikhlas ya ketika membaca thread ini
Ucapin Bismillah dulu biar ga pingsan ya wahai Sobat Misquen
Anak ini menipu orangtuanya untuk menyerahkan paspor. Dia juga mengemasi tas nya dan berangkat ke bandara menggunakan skuter...
https://t.co/1euuSrJpU2
.
.
Ada, tapi kami batasi hanya pada level manajemen dan tenaga skill yang blm bisa dilakukan oleh tenaga kerja Indonesia. Kami tidak jor2an izinkan buruh kasar masuk ke sini, terutama dari Tiongkok seperti ketika anda jadi menteri. https://t.co/9suQlbgE3x
Di zaman saya jadi Menteri Kehakiman dan HAM saya juga tidak mau jor2an memberikan bebas visa. Kalau tidak selektif, bebas visa bisa disalahgunakan orang asing untuk bekerja di sini. Negara kita sangat luas, kita belum mampu membangun sistem pengawasan orang asing yg efektif