Ada hot takes menarik dari pidato Pak Anies dan menjawab pertanyaan saya tentang “gimana cara survive di sistem yang jelek?”
PNS dan CPNS, apa kabar kalian? Masih kuat ga di rezim yg awikwok ini 👀
Jadi kata Pak Anies, bikin lah 3 jangkar supaya kita gak larut dalam sistem yg jelek
1. Jaga lingkar sahabat terdekat sebagai cermin. Kalo cermin ga ada kita kehilangan pengetauan tentang rupa kita sendiri.
2. Jaga waktu untuk membaca supaya tau dunia yg ada di luar kantor kita. Baca itu cara paling gampang dan murah buat “jalan-jalan”
3. Ingat alasan dulu masuk ke sistem itu karena apa. Tulis di kertas. Posisi bisa berubah tp prinsip hrs dipegang terus lintas waktu.
Semua solusinya emang personal. Tapi ya that’s the best we can do sambil berdoa semoga suatu saat semua sistem berjalan sesuai idealnya.
Aksi para pekerja pada Hari Buruh tahun ini terbelah. Sebagian kelompok buruh menyiapkan demonstrasi dengan simbol-simbol perlawanan di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat.
Konfederasi buruh lain bersiap menghadiri perayaan May Day Fiesta, yang digelar di kawasan Monumen Nasional dan akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Pecahnya gerakan buruh tersebut hampir bersamaan dengan dirangkulnya pentolan serikat pekerja ke dalam kekuasaan. Betulkah pemerintah sedang menggembosi gerakan buruh?
Berkala Fajar mengulasnya di https://t.co/MR22quwcLm
#TempoPlus
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menyatakan demokrasi sudah ada di jurang.
Hal ini dia sampaikan dalam konferensi pers merespons tindakan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Kontras yang dilakukan oleh orang tak dikenal pada malam 12 Maret 2026.
🎥: Permata Adinda
#KontraS #AndrieYunus #ProjectMultatuli
Dini hari ini, temanku Andrie Yunus disiram air keras ketika sedang mengendarai motor. Dia mengalami luka yang cukup parah.
Andrie adalah pemberani yang terus melawan kejahatan HAM, militerisme dan ketidakadilan. Dia tidak pernah bisa dibungkam.
Mengerikan sekali negara ini.