Toni tidak bekerja untuk uang tapi bekerja untuk orang. Ia tidak memiliki organisasi, kantor bahkan rumah, kemana-mana ia hanya membawa dua tas untuk segala kebutuhannya. Tetapi semua yang membantu bekerja dengan sukarela dan terhipnotis oleh kesungguhan dan ketulusan pribadinya.
Mungkin sejarah birokrasi impor kita yang paling memalukan adalah saat Toni Rüttimann, seorang sukarelawan asal Swiss yang telah membangun puluhan jembatan di pelosok Indonesia, dikenai denda 195 juta atas impor kabel baja bahan baku jembatan pada 2016.
Sekelumit ceritanya :
Setelah kisah yang ditulis Imam Prasodjo menjadi viral, bantuan kemudian mengalir dari instansi, kementerian hingga kantor staf presiden. Ada yang bersedia menanggung denda atau menyediakan bantuan material dan pendampingan. 3 kontainer kabel baja lalu terbebas dari birokrasi.
@motherlander Apa di artikelnya dijelaskan kenapa tidak ada harimau di Borneo? Asumsi harimau sudah ada di Sundaland saat LGM, maaf belum baca referensinya.
@pudingsoklad Nuclear DNA dari seluruh kromosom = 3,3 milyar pasang
mtDNA dari mitokondria ibu = 17.000 pasang = gak signifikan
Kromosom X = 153 juta pasang
Kromosom Y = 58 juta pasang
Jadi
Anak cowok = ~ 47,5% ayah, ~52,5% ibu
Anak cewek = 50% ayah, 50% ibu