@ArianKenzo Betul bro. Bagaimana mgkn seorang suami mendapatkan kepuasan dan kenyamanan jika tidak mengenal partner yg akan join di dalamnya
Dan pada akhirnya yg mempunyai kuasa penuh bukan di sisi partner melainkan pasutri yg mempunyai kuasa penuh menentukan apakah partner diterima/tidak
@ArianKenzo Proses penjajakan itu adalah satu paket dengan fantasi. Bagaimana mungkin chemistry terbangun jika tanpa adanya pertemuan maupun perkenalan. Jika tanpa chemistry kenapa harus berfantasi threesome dg pasutri? Apa bedanya dg membayar wanita panggilan jika tanpa adanya chemistry
Nih aku mau menjelaskan tentang Istilah cuckold (sering disingkat menjadi "cuck") dalam konteks fantasi seksual merujuk pada situasi di mana seseorang mendapatkan kepuasan seksual atau emosional dari melihat pasangannya melakukan aktivitas seksual dengan orang lain.
Meskipun secara historis kata ini bermakna hinaan bagi pria yang istrinya berselingkuh, dalam dunia fantasi modern, ini adalah dinamika konsensual yang melibatkan kesepakatan semua pihak.
Peran dalam Fantasi Cuckold
Biasanya ada tiga peran utama dalam dinamika ini:
• The Cuckold (Suami/Pasangan Tetap): Pihak yang mengamati atau mengetahui pasangannya berhubungan dengan orang lain. Pemuasan biasanya didapat dari rasa cemburu yang terangsang (compersion) atau rasa rendah diri yang terkendali.
• The Cuckquean: Versi wanita dari cuckold (istri yang melihat suaminya berhubungan dengan wanita lain).
• The Hotwife/Hot Husband: Pasangan yang melakukan hubungan seksual dengan orang ketiga.
• The Bull/Stallion: Orang ketiga (pria) yang diundang untuk berhubungan dengan sang istri/pasangan.
Mengapa Fantasi Ini Populer? (Sisi Psikologis)
Bagi orang awam, ini mungkin terdengar kontradiktif. Namun, secara psikologis, ada beberapa pemicu utamanya:
• Compersion: Kebalikan dari rasa cemburu. Ini adalah perasaan bahagia atau gembira saat melihat pasangan kita merasa sangat bahagia atau puas dengan orang lain.
• Voyeurisme: Kepuasan seksual yang didapat dari menonton orang lain berhubungan intim.
• Humiliasi Erotis (Erotic Humiliation): Sebagian orang merasa terangsang ketika merasa "tidak berdaya" atau "digantikan" secara seksual. Ini adalah bentuk penyerahan diri secara mental.
• Objectification & Pride: Sang suami merasa bangga memiliki istri yang begitu menarik sehingga diinginkan oleh pria lain. Ini sering disebut sebagai trophy wife syndrome.
• Mengatasi Kebosanan: Mencari variasi dalam hubungan jangka panjang untuk memicu kembali gairah antar pasangan.
@NewJustFreeya Yup, they are so lucky. Any guy who gets the chance to do it with you is a lucky guy, especially one who can do anal sex with you. But the luckiest man is of course your husband who can have you
@NewJustFreeya Your fantasy/imagination is truly amazing and you dare to show it. Many women out there have the same imagination but they don't dare to make it happen.
🧠 Before You Add a Third, Read This
I get asked about threesomes more than you’d think. And here’s the truth most people don’t want to hear.
A relationship is built on mutual respect, trust, safety, and understanding. If those things aren’t rock solid, adding another person doesn’t fix anything. It amplifies what’s already broken.
A threesome isn’t a band aid for boredom, distance, insecurity, or lack of intimacy. If one partner feels pressured, unsure, or is agreeing just to keep the relationship, resentment is already being planted.
For some couples, it’s a conscious, aligned choice made from security and trust. For many others, it’s a distraction from deeper issues they don’t want to face.
Ask yourself why this is coming up. Is it curiosity from a healthy foundation or an attempt to avoid a hard conversation?
Your answer matters more than the act itself.
#FlourishWithLaurin #RelationshipAdvice #MarriageAdvice #Boundaries #SelfRespect
@NewJustFreeya Wow I admire you even more. Maybe you are the woman that most men dream of marrying because not all women want to do it
Jadi kamu selama ini tidak pernah menggunakan buttplug?
@ArianKenzo Sangat Setuju akan pembahasan yang di up akhir² ini
"Don't worry about people that aren't happy for you. They probably aren't happy for themselves."
@ArianKenzo "There is a fine line between free speech and hate speech. Free speech encourages debate whereas hate speech incites violence." - Newton Lee