Dia mengkritik perluasan yang menguruk Teluk Jakarta hanya disebut sebagai teknis saja dan bukan merupakan proyek reklamasi dari DKI Jakarta. https://t.co/hyLsnQvTvO
alee sodara sodari dorang..
nanti pas kam buka kertas suara tuu..
liat pas ditengah.. jangan liat kiri kanan lagi..
Trus jang lama lagi nee.. PAKU akan sudah moo..
Yang Ditengah itu yang Enak..
Jadi su tau too.. Yang ditengah Itu..
YOOOIIII ITU SUDAH.. NOMOR URUT 2
#MESI
Headline of the biggest local newspaper in West Papua today:
“15 local languages go extinct, 2 of them in Jayawijaya”
Article mentions the deaths of the last speakers of those languages.
Earlier today, before the forced dispersal, a West Papuan mother held up her Bible while warning police and military to not take the lives of her children — the student protestors.