Aku pernah mau ngebedah hal ini dulu, tapi aku yakin kalo aku yang posting pasti menimbulkan perdebatan kesana kemari. Tapi sekarang aku udah gak terikat apapun disini. Apa aku posting aja ya draft analisa yang aku buat itu? Seru kayaknya wkwkw
Menurutku bukan ttg media sosial sih, tapi lebih ke fandomnya. Gak bisa dipungkiri kalau banyak army dan especially sj stans ngerasa sj masih sering underappreciated di dalam fandom, termasuk aku sendiri. Dan aku pernah bilang ttg ini ke temenku di rl.
Kebenaran tak selalu harus dibela. Memilih untuk diam, artinya berhenti bertarung dengan angin, agar menjaga jiwanya tetap utuh di tengah kata yang tak bijak.
Tapi yang jelas, list dari Seokjin ini terasa hangat dan personal. Dia kasih exposure lebih ke teman2 dekatnya, supaya army dan fansnya bisa lebih kenal karya dari orang2 yang dia sayang dan hargai.
Menurut pendapat aku, list musik Kim Seokjin itu lebih menggambarkan tentang bentuk dukungan, penghormatan, dan apresiasi dia ke teman2 sesama musisinya.
Aku gak denial, mungkin aja list ini punya aspek kontrak, entah dihitung endorsement atau bentuk kerjasama lain. Atau bisa juga ini memang list jujur dari tiap member tentang lagu yang lagi mereka suka akhir2 ini.
Either it works or not buat haters (karena pembenci biasanya gak akan baca/nerima penjelasan apapun), at least kita sudah mencoba untuk bantu merevisi dan mengklarifikasikan masalahnya, dan berharap satu langkah kecil itu dapat membantu artis survive dari serangan haters.
Beginilah cara kerja media. Mereka akan memuji setinggi langit pihak yang sedang menguntungkan atau bekerja sama dengan mereka saat itu, dan gak akan segan throwing them under the bus di hari lain demi pihak yang lebih menguntungkan.
Perlawanan paling masuk akal menurutku yaitu mengkritisi langsung penulis artikel yang jadi sumber masalah, dan bantu membersihkan nama artis lewat penjelasan2 dan bukti2 yang kita punya.
Yang perlu diingat, semua perasaan itu valid, termasuk perasaan negatif seperti marah, kecewa, sedih dll. Terima dulu semuanya, lalu ekspresikan semuanya dengan bijak.
Seumur hidup gue dinasehatin begini terus menerus. Tiap mau marah, disuruh sabar disuruh memaafkan, disuruh ikhlas. Ujung2nya gue jadi punya masalah mental wkwk
Belajar kontrol emosi, belajar memaafkan, gak perlu membesar-besarkan masalah. Belajar ikhlas dan mempermudah hidup orang lain. Nanti kamu bakal ngerasain sendiri, urusan hidupmu jadi jauh lebih mudah dan lancar kayak jalan tol.
Gak perlu gak enakan dan merasa merepotkan orang lain kalo orang lainnya udah merepotkan kita duluan. Yang perlu di manage itu cara mengekspresikan perasaannya. Misalnya, boleh marah, tapi jangan memukul atau banting barang.
Whether he’s honest or chooses a white lie, it’s still his right to protect his privacy. Konteksnya ini obrolan off cam. Kita gak tau situasinya gimana, apakah ini obrolan basa basi, atau deep convo. Intinya jangan tegang2, lemesin aja~~
Seokjin itu soal privasi nomor 1, HPnya aja gelap banget. Dia tipe orang yg kelihatannya deket, tapi sebenernya masih set the boundaries.
Aku bukan mau nyuruh kalian buat gak percaya atau malah percaya dan nelen info ini mentah2. Take this convo as a light conversation aja.
jangan ditarik ke mana2 atau dijadiin kesimpulan besar. Mau dia memutuskan gak pacaran, pacaran dan dipublikasikan, pacaran tapi private, living together with partner, itu hak dia. As long as he is happy and everything is under his consent, kita ikutan happy aja🌸