Prestasi membanggakan datang dari Boyolali. Ibrahim Al Abrar, siswa kelas 6 SDN Geneng 3, Kecamatan Kemusu, berhasil menerima Letter of Recognition dari NASA setelah menemukan celah keamanan pada salah satu sistem digital badan antariksa Amerika Serikat tersebut.
Berawal dari belajar coding secara otodidak melalui YouTube dan AI, Ibrahim kemudian mendalami cyber security hingga berhasil menemukan celah broken link hijacking yang berpotensi disalahgunakan untuk aksi phishing. Laporannya diterima NASA melalui program Vulnerability Disclosure Policy (VDP) di Bugcrowd dan mendapat apresiasi resmi.
Bentar2 karakter itu sebenarnya gampang kok di bentuk nya. Apa reward punushment yg terukur. Kalau mau revolusi karakter enforcement penegakan aturan nya coba di perbaiki libatkan rakyat dengan platform yg mudah di akses dan jelas follow up nya. Kalau cuman insedental mah back to basic. Ini kayak jargon nya revolusi mental yg “mental”
@tasawufcenter Bingung aku ternyata cerdas itu tidak hanya IQ tapi EQ juga penting. Saya belum bisa mencerna dan memahami gambaran besar tanpa evidence base serta feasible target disesuaikan kemampuan tentu nya
Om Ainur krn saya tetangga jokowi di solo pernah kagum sebelum akhir nya sayaa lepaskan kekaguman saya krn baru satu tahun menjabat dan berjanji untuk menyelesaikan which then 0 BESAR. Jadilah beliau salah satu ciri pemimpin kalau bicara berkhianat. Jadi ya di 2014 milih mana yg mudharat nya paling kecil kalau sekarang 08 spt ini di 24 toh saya sudah tdk milih beliau krn ada yg mudharat nya lebih kecil dr beliau saat 24
@xavierabelajar Terima kasih kak… sealamt datang di kampus rakyat. Anak saya yg no 3, 2 th lagi SNBT mudah2 an di berikan rezeki di SNBP nya
Saya alumni UGM dr teknik
@regar_op0sisi@thenamesisk@gojekindonesia Makanya kasih tip bang kalau order supaya mrk dpt uang tambahan terutama pas pesan makanan. Dan lagian ini kan bukan hubungan employeer dan employee ini kan hubungan nya adl partner. Nama nya partner ya gitu yg kuat yg akan dpt benefit lebih.
@apalahnamq@rodrygoazzar@MorphoMenelausX Saya sih kalau di beri jabatan di kementrian akan liat2 sih dan pasti akan bersih2 juga akhir nya....wong di swasta juga akan gitu apalagi ini pemerintahan.
Pertanyaan nya sederhana sih...kita selalu bicara potong generasi supaya budaya yg menahun bisa di hilangkan....nah itu yg di lakukan mas menteri. Kalau kemen inves jaman om Bahlil rapat saja minta nya di hotel dan habis meeting minta uang saku....yg kek gini mau di piara ya mangkin nyungsep sih.