“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”
— (QS. Al-Baqarah: 216).
"Barangsiapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), maka hendaklah ia menyambung (tali) silaturahim."
— (HR. Muttafakun 'alaih dari Anas bin Malik r.a).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya.” (HR. Thobroni dalam Mu’jam Al Kabir 20: 211. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Diantara ujian yang tidak kita sadari adalah melihat orang lain jatuh dalam kesalahan.
Disitulah lisan dan tangan diuji.
Padahal bisa jadi kita jatuh dalam kesalahan yang sama bahkan lebih besar.