kalian yang mendukung dan menonton Timnas apa bedanya dengan Prabowo yang sok-sokan kalian hina itu?
standar ganda sepeda jemboly, tur ban e gupak tai terus didilat ng koe dewe 🤙
Tidak mendukung timnas bukan berarti tidak nasionalis, banyak cara untuk menjadi nasionalis tidak selalu dari sepak bola.
Suka tidak suka itu pilihan, masing masing punya pilihan dan alasan tertentu. Tidak bisa di atur oleh orang lain,dan itu hak pribadi.
Selamat merayakan untuk kawan-kawan yang merayakan, saya belum bisa merayakan karena tak merasakan kemenangan yang MENYELURUH DAN UTUH, karena masih ada keadilan yang belum ditegakkan🏴
#DontStopTalkingAboutKanjuruhan
Nemu tulisan bagus :
Nasionalisme tak otomatis membuat seseorang punya moral. Garuda di dada tak pernah menjadi jaminan bahwa empati tumbuh di kepala.
Untuk kesekian kalinya, tak ada garuda di dadaku.
Fuck you @PSSI tak ada yang harus dirayakan.
Kemenangan boleh dirayakan, kebanggaan tetap boleh dirasakan. Namun, keadilan dan ingatan terhadap para korban jangan pernah dilupakan.
Tetap kawal.
Tetap ingat.
Usut tuntas Tragedi Kanjuruhan. 🕊️
32+ peluru GAM cukup untuk menewaskan 135+ nyawa, memang biadab.
Kasusnya dikaburkan, karakternya dibunuh, pelakunya dilindungi.
135+ bukan hanya angka, mereka adalah korban dari sistem keamanan yang gagal.
Kami berharap orang-orang tak memalingkan wajah dan melupakannya. Ketika kanjuruhan seketika penuh gas air mata akibat ulah tangan aparat negara, dan menewaskan 135 nyawa manusia. Hingga saat ini, keadilannya dikebumikan tanpa doa.
Al-Fatihah. 🥀
#KanjuruhanBelumUsai
Ingat nama mereka. Rawat kisah mereka. Doakan mereka. Suarakan Kanjuruhan, agar nama-nama itu tetap hidup dalam ingatan dan luka yang ditinggalkan tak pernah dianggap selesai.
Pada saat kebanyakan supporter sedang menyuarakan menyoal Kanjuruhan, dgn cara masing2, ini federasi goblog malah ngadain pertandingan.
Yg lebih sedih, di pinggir jln ada nobar pertandingan timnas. Tentu saya tdk sedang menyalahkan masyarakat.
Ironi bukan?