Assalaamu’alaikum…
Selamat pagi negerinya pejabat penuh keserakahan,
yang diminta rakyat UU Perampasan Aset guna efek jera para koruptor segera disahkan,
eh malah perampasan aset rakyat yang diloloskan.
Israeli army arrested Palestinian civilians from a school in Beit Lahia in the north of Gaza Strip, and forced them to take off their cloths and left them in the cold street before detaining them They were all civilians
Day 61
We are supposed to go on without showing emotions or expressing how we feel about this genocide
This is the Palestinian life
We are still alive and we will never leave this land for them
Dari kasus kerusuhan Bitung kemarin kita bisa ambil pelajaran :
1. Masih ada warga NKRI yg kurang literasi sehingga masih mendukung Penjajah z10n1s Israhell yg jelas2 tidak sesuai dengan konstitusi negara kita. Dan ingat, yg menjadi korban kebiadaban Israhell itu bukan cuma warga muslim, tapi juga warga nasrani.
2. Membawa bendera & atribut Israhell adalah pelanggaran hukum, dan ini sudah sepatutnya ditindak tegas.
3. Kekerasan yg terjadi harus diusut tuntus, siapa yg bertanggung jawab & siapa saja yg menjadi aktor intelektual. Jika terbukti ada Ormas yg menjadi provokator, sudah sepatutnya dibubarkan.
4. Untuk semua saudara sebangsa, harap menahan diri, sepertinya ada pihak2 yg mau membentur-benturkan antar anak bangsa. Jangan terpancing. Kasus Ambon, Poso jgn sampai terulang kembali.
5. Tetap fokus membela dan mendukung perjuangan rakyat Palestina dengan semampu kita.
6. Ingat, Israhell itu terkenal licik, boleh jadi mereka mengirimkan agen2nya dan juga buzzer2nya utk terus memanaskan situasi, hingga kita lupa akan tujuan kita mendukung perjuangan rakyat Palestina.
7. Pemerintah, aparat, mohon tegas dan berlaku adil utk menyelesaikan masalah ini hingga konflik tidak meluas kemana-mana.