Hancurnya manusia adalah saat dia terlalu sering mengasiani orang lain tapi berhenti mengasiani dirinya sendiri, terlalu Percaya dengan orang tapi lupa bahwa pengkhianatan tidak selalu datang dari orang Jahat, tapi juga dari orang yang terlihat baik.
Mereka hanya Tahu Indahnya, tidak pertarungannya, tidak jatuh bangunnya, tidak perdebatannya.
Mereka hanya tau mudahnya, tidak perjalanannya, tidak rintangannya, Dan tidak prosesnya.
Rindu ini bertuan, bertujuan, tapi tidak bersambut.
Tahunan Hati melara pada ruang yang diharapkan kosong tapi terisi Penuh dengan omong kosong.
Kepala ini riuh, berderu tiap pikir berharap setiap pesan tersampaikan Tanpa bibir harus berucap.
Dunia sekacau ini ya?
Kepala jadi semakin berisik dan Hati jadi mudah terusik.
Satu-satunya yang bisa buat Hati tenang adakah Bertawakkal. Jalan yang Allah kasih Di Dunia memang gak selalu mudah tapi semua Akhirnya Sama "Allah pasti Kasih yang Terbaik"
Apalagi kalau buat Judol atau beli2 hal gak urgent ...Iblis minder Sama Sikap Lu sih, seneng2 pakek duit orang Dan Jelek2in orang yang uda pernah minjemin Lu duit cuman karana gak dipinjemin lagi.
Ke psikiater aja sih Kata gw.
Maaf nih kalau kasar, tapi kelakuan lu lebih kejam.
Lagi Di era "Minding your own business". Berusaha untuk gak Lagi jadi people pleasure. Let it be, Let it flow, Let it go.
Me, My self is My top Priority.
Kamu tidak Gagal, selama Allah Masih memberimu kesempatan untuk bernafas maka Kamu Masih berproses. Kamu tidak terhenti, jangan berhenti, karena selama tanganmu Masih bisa menengadah maka Allah tetap Membersamai, selalu membersamai.
-gJM-
Heavy heart, rain forest, small talk, big sadness, Bad Good energy, Laugh and Tears, Run, Stay, Green Field, daydreaming, that's how life.
But in the end there is always a rainbow, even when a storm comes first, rainbow comes instead
-gJM-
Menahan diri, silent treatment itu gapapa buat mengolah emosi asal jangan jadi apatis dengan sekitar☺️☺️☺️ You try to heal yourself, but seems like you kill someone slowly