Rakyate urip kembang kempis, mati kaliren, Pemrentahe mung ubyek ngurusi proyek fisik gawe beteng, lampu hias saiki gawe gapuro. Kae rakyate do mati glandang, Pemda DIY cen picek matane gendelen suwooog... 😡🔥
Ada yang spesial dari lagu tribun milik suporter PSS Sleman.
Bukan cuma soal nada atau seberapa keras dinyanyikan, tapi tentang makna di tiap liriknya.
“Setiap jejak yang kutinggalkan, menapaki harum kemenangan”
Kalimat ini bukan cuma tentang kemenangan di papan skor.
Tapi tentang perjalanan panjang yang dilalui bersama klub yang dicintai.
Tentang ribuan langkah menuju stadion.
Tentang perjalanan kandang ataupun tandang yang melelahkan.
Tentang hujan di tribun, suara yang habis karena bernyanyi, dan rasa bangga yang selalu dibawa pulang, apa pun hasil akhirnya.
Karena bagi suporter, setiap jejak yang ditinggalkan bersama PSS selalu punya cerita.
“Super Elja, lihatlah, kami datang di sini. Menemani, berjanji, kamu takkan sendiri”
Mungkin ini bagian yang paling menggambarkan arti loyalitas sebenarnya.
Di saat banyak orang hanya datang ketika tim sedang menang, tribun Sleman justru dipenuhi mereka yang memilih bertahan saat keadaan sulit.
Tetap hadir meski kecewa.
Tetap bernyanyi meski lelah.
Tetap berdiri walau klub sedang tidak baik-baik saja.
Sebab mendukung klub bukan soal siapa yang paling sering merayakan kemenangan.
Tapi siapa yang tetap tinggal ketika semuanya terasa berat.
“Bersamamu, semangatku tak akan berhenti”
Dan itulah yang membuat lagu ini terasa hidup ketika dinyanyikan ribuan orang bersama-sama.
Karena itu bukan sekadar chant tribun.
Itu janji.
Janji kalau sebesar apa pun masalah yang datang, PSS tidak akan pernah berjalan sendiri selama masih ada suara-suara yang setia bernyanyi di tribun.
“Dan pastikan kami s’lalu datang melihatmu menang”
Sesederhana itu harapan seorang suporter.
Datang ke stadion.
Bernyanyi selama 90 menit.
Mendukung tanpa henti.
Lalu pulang dengan rasa bangga karena klub yang dicintainya berhasil menang.
Karena sejatinya, sepak bola bukan cuma tentang pertandingan.
Tapi tentang rasa memiliki yang membuat seseorang terus kembali, lagi dan lagi, untuk satu nama yang sama: Super Elja.
#PSS #BCSxPSS
Sleman Bersiap! Simak Daftar Lokasi Nobar Resmi Final PSS vs GFC Akhir Pekan Ini
KABUPATEN SLEMAN, DIY – Demam final sepak bola melanda Kabupaten Sleman! Menjelang laga puncak yang mempertemukan PSS dengan GFC, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman secara resmi mengumumkan daftar "Titik Nobar" (Lokasi Nonton Bareng) yang tersebar di 17 Kapanewon (Kecamatan).
Langkah ini diambil untuk mengakomodasi antusiasme luar biasa dari para pendukung setia dan masyarakat Sleman yang ingin memberikan dukungan kolektif, sekaligus merayakan semangat kebersamaan dan sportivitas.
Jadwal Pertandingan:
• Laga: PSS vs GFC
• Hari/Tanggal: Sabtu, 09 Mei 2026
• Waktu: Kick Off pukul 19.00 WIB
Pemkab Sleman telah memetakan lokasi Nobar resmi agar mudah dijangkau oleh warga di seluruh penjuru kabupaten. Mulai dari wilayah utara di lereng Gunung Merapi hingga wilayah selatan, berikut adalah daftar lengkap lokasi Nobar yang dapat Anda datangi:
Daftar Lokasi Nobar Berdasarkan Wilayah:
Wilayah Utara:
• CANGKRINGAN: Pendopo Cangkringan
• PAKEM:
1.Halaman Museum Gunung Merapi
2.Gantangan PSR Srowolan Purwobinangun
Wilayah Barat:
• TEMPEL:
1.Pendopo Kapanewon Tempel
2.Kantor Kalurahan Tambakrejo
3.Kantor Kalurahan Pondokrejo
4.Kantor Kalurahan Merdikorejo
• SEYEGAN: Pendopo Kapanewon Seyegan
• MINGGIR: Pendopo Kapanewon Minggir
• MOYUDAN: Pendopo Kapanewon Moyudan
Wilayah Tengah/Pusat:
• SLEMAN (Pusat): Lapangan Denggung (Lokasi Utama)
• NGAGLIK:
1.Lapangan Sardonoharjo
2.Lapangan Klidon
• MLATI:
1.Pendopo Kapanewon Mlati
2.Aula Kalurahan Sinduadi
Wilayah Timur & Selatan:
• NGEMPLAK:
1.Pendopo Kapanewon Ngemplak
2.Pendopo Kalurahan Widodomartani
3.Pendopo Kalurahan Wedomartani
• KALASAN: Aula & Halaman Kantor Kalurahan Selomartani
• PRAMBANAN:
1.Pendopo Kapanewon Prambanan
2.Aula Kalurahan Bokoharjo
• DEPOK:
1.Pendopo Kapanewon Depok
2.Gapura Lor Ndeso Denokan
• BERBAH: Pendopo Kapanewon Berbah
• GAMPING:
1.Pendopo Kapanewon Gamping
2.Halaman Kalurahan Banyuanden
3.Halaman Kalurahan Ambarketawang
Pesan dari Pemkab Sleman:
Pemkab Sleman mengundang seluruh elemen masyarakat untuk hadir memeriahkan acara Nonton Bareng ini di lokasi terdekat. Pihak penyelenggara sangat menekankan pentingnya menjaga kondusivitas, ketertiban, dan kebersihan di setiap lokasi Nobar.
"Ini adalah momen pesta rakyat Sleman. Mari kita berikan dukungan terbaik untuk tim kesayangan kita, PSS, dengan semangat sportivitas yang tinggi. Jaga kenyamanan bersama dan ikuti arahan petugas di lokasi," demikian pesan dari perwakilan Pemkab Sleman.
Acara Nobar di berbagai titik ini juga diharapkan dapat menggerakkan perekonomian lokal melalui partisipasi UMKM di sekitar lokasi pertandingan.