Bi men cheat because they are CHEATERS. Straight people cheat because they are CHEATERS. Gay men cheat because they are CHEATERS. Lesbians cheat because they are CHEATERS. Hope this helps.
Straight women being so obsessed with gay men is as weird as straight men being so obsessed with lesbian women. Y'all are not any better, both of you are just fetishizers ๐ซฉ
tiap kali denger wacana "kurikulum pencegahan LGBT" buat anak SD, gua selalu kepikiran film Monster (2023) karya Koreeda
banyak org selesai nonton film itu terus nanya "emang monster-nya siapa?"
and that's the point, monster-nya bukan Minato, bukan juga Yori. mereka cuma dua anak kecil yang bahkan belum sepenuhnya ngerti apa yang mereka rasain
buat gua, monster-nya adalah masyarakat yang bikin anak-anak ini percaya kalo ada sesuatu yang salah dalam diri mereka, sampe mereka harus tumbuh dengan rasa takut, rasa malu, bahkan nganggep diri mereka "berotak babi" cuma karena ngerasa beda
anak queer itu exist, and will always be.
mereka bukan jadi queer karena diajarin di sekolah, nonton film, atau ketemu orang LGBT. tapi kalo dari kecil mereka terus diajarin LGBT adalah sesuatu yang harus "dicegah", then once they fully understand themselves, hal pertama yang ikut tumbuh bukan penerimaan diri, melainkan rasa takut, rasa malu, dan keyakinan bahwa mereka adalah barang rusak
kalau dari kecil negara mulai menanamkan bahwa keberadaan mereka adalah sesuatu yang harus "dicegah", yang lahir bukan generasi yang "straight", yang lahir justru anak anak yang ngabisin masa kecilnya dengan "kenapa gua salah?"
that's the real tragedy, dan menurut gua, itulah monster yang sebenarnya, I hope no other Minato or Yori ever has to grow up believing they're the monster
sikap gue soal LGBT: bukan netral
mau hetero atau LGBT itu hak personal masing-masing, justru karena itu haknya ga boleh dikurangi
yang gue tolak:
1. diskriminasi
2. kekerasan atas nama moral
3. pembatasan hak sipil karena orientasi seksual
"gue netral" terdengar masuk akal sampai topiknya soal hak hidup dan hak diperlakukan setara, imagine saying "netral" soal Israel Palestina saat warga sipil jadi korban
at some point, "netral" sering cuma berarti memilih nyaman daripada membela hak asasi
you can't be "neutral" when someone's basic human rights are on the line, human rights aren't conditional, they apply to everyone
Funfact, lu juga bakal dipenjara selama 2 sampai 17 tahun di Rusia kalo promoting sharia law secara terbuka.
Di Rusia juga, terang-terangan nunjukkin Ar-Rayah dan Al-Liwaa (dua bendera Islam sejak zaman Rasulullah SAW) juga bisa dihukum penjara selama 10 sampai 24 tahun.