Dan bersabarlah dlm menunggu ketetapan Rabbmu, sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Rabbmu ketika kamu bangun berdiri,&bertasbihlah kepadaNya pada beberapa saat dimalam hari & waktu terbenam bintang" (di waktu fajar). [Ath-Thuur: 48-49]
“Dan sebutlah nama Rabb-mu pada (waktu) pagi dan petang. Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.” [Al-Insaan/76: 25-26].
Kehidupan didunia ini adalah satu-satunya kesempatan sekaligus juga terakhir kalinya yang akan menentukan keadaan kita selama-lamanya di akhirat nanti.
Banyak manusia lupa, mereka mengabaikan misi utama kehidupannya didunia untuk beribadah kepada Sang Pencipta, Allah SWT. Kesibukan & kesenangan duniawi menjadikan mereka lalai dari mengingat Tuhannya, terbuai dalam gemerlap dunia yang membutakan mata batinnya.
Allah mengingatkan manusia untuk waspada tipu daya dunia dalam surat Al-Hadid: 20, "Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu,". Mereka yang mengetahui hakikat kehidupan dunia tidak akan menjadikan dunia sebagai tujuan akhir,tetapi dunia hanya sementara.
Setiap muslim seharusnya bisa mengisi setiap waktu dalam hidup ini dengan kebaikan-kebaikan dan amalan saleh sebagai bekal untuk menuju kehidupan yang lebih kekal dan abadi, yaitu kehidupan akhirat.
Hidup adalah perjalanan panjang yang sedang kita tempuh. Islam memandang hidup sebagai persinggahan sementara, sabda Rasulullah SAW, "Hidup ini hanyalah sepintas saja, ibarat seorang yang berjalan kemudian singgah berteduh di bawah pohon rindang dan kemudian berjalan lagi”.
Setiap umat islam wajib menjalankan segala perintah dan menjahui larangan dalam syariat islam. Walaupun mereka seorang pemimpin Negara, pengusaha, orang kaya,orang miskin mereka semua tetap berkewajiban untuk menjalankan perintah dalam agama islam.