@heejindepok "astaghfirullah, istifar, iiih takut" kalau emang takut mending lu ibadah sana sholat, perbaiki diri berhenti ngokopin media LGBT. Jangan kafir setengah-setengah, Jadi org plin plan banget sama identitas diri.
Mending lu ibadah sana sholat, perbaiki diri berhenti ngokopin media LGBT. Jangan kafir setengah-setengah, Jadi org plin plan banget sama identitas diri.
Halah giliran umat lu ngatain kristen lu tidur. padahal kmrn banyak komplotan lilcunt yg menghina kristen. Cuma Islam yg terbebas dari pasal penistaan agama ya?
Pasal penistaan agama lu bilang paling najis karena pikiran lu juga sama aja, se-enggak setujunya gw ama kelakuan nyeleneh agama lain, ga pernah kepikiran gue ngatain "Kristen agama penjahat, Hindu agama orang tolol, dsb".
Agama itu warisan kebijaksanaan manusia yang perlu dihargai. Islam, Kristen, Hindu, dan agama lainnya perlu dihormati, lu gak usah bikin api dalam sekam dan memancing konflik horizontal. Dasar goblokkk
Yang kmrn bilang atheist di luar ga ada kek atheist di indo yang cuma nyerang islam, ya wajar aja, kan mayoritas agama mereka disana apa, disini apa, menyesuaikan aja mana yang mayoritas.
Non-biner itu kan konsep milik manusia, kalau setuju Allah disebut non-biner, berarti konsekuensi logisnya Allah juga bisa disebut:
- incel, karena Allah tidak berpasangan.
- yatim-piatu, karena Allah tidak memiliki orang tua.
Lebih jauh lagi mereka bilang Allah itu part LGBT, sama halnya dengan bilang Allah itu yatim-piatu sehingga termasuk kaum yg harus disantuni. Maha suci Allah dari sifat-sifat yg dinisbatkan kepada manusia.
Non-biner, Incel, Yatim-piatu, itu konsep manusia. Sedangkan Allah terbebas dari sifat-sifat manusia. Elu kalo Islam ya harusnya sensitif dan peka mana yang disifati untuk manusia dan mana yang disifati untuk Tuhan, jangan dicampur.