In this economy…
Aku ingin orang-orang jatuh cinta lagi.
Aku ingin mereka senyum-senyum sendiri.
Aku ingin di sepiring nasi tergambar senyuman dia yang dikasihi.
Aku ingin orang-orang meninggalkan baju hitam-hitam dan mulai warna-warni.
Aku ingin makeup mu setebal apapun tetap sering dipuji.
Aku ingin jadwal futsalmu kau korbankan demi sedikit waktu untuk hadir menemani.
Aku ingin orang-orang menjadi naif, lucu, muda, dan berseri-seri.
Aku ingin mereka yang sering disakiti, bisa percaya lagi.
Sepuluh tahun terakhir sebelum wafat, arsitek Eko Prawoto memutuskan untuk menepi ke desa. Keseharian kota yang tak pernah luput dari pembangunan dan lahan subur proyek arsitektur itu ia tinggalkan.
Sepuluh tahun terakhir sebelum wafat, arsitek Eko Prawoto memutuskan untuk menepi ke desa. Keseharian kota yang tak pernah luput dari pembangunan dan lahan subur proyek arsitektur itu ia tinggalkan.
Sebagai anak—cucu seorang petani.
Saya mau kasih pesen ke seluruh Warga Tani, mengutip lirik salah satu lagu Efek Rumah Kaca.
“Dalam rentetan kekalahan, bertahan lah sedikit lebih lama, tumbuhlah liar bagai gulma!”
🫶🏼✨🌱🙂↕️🤝