Suatu keluarga 5 orang, selama 3 minggu demam, meriang berujung anosmia, tidak tes, tidak berobat, minum parasetamol, rebusan rempah2 aja
Selama itu masih ke pasar, dagang, tidak isolasi
Setelah pulih, dapat kesempatan vaksin, mereka bertanya apakah bisa?
Mau jawab apa coba?
Heartbroken when you need to be in the frontline, yet you have to take a rest, contracting the disease itself. Bismillah! Speed recover!! More heartbreaking to see most academia could only criticize and tweet. Why don't you lift your sleeves and help? #lesstalkdomore#COVID19
@pules30@GeNoseC19 Terima kasih sarannya, Bu. GeNose sudah memiliki sistem analisis lingkungan untuk mengecek udara ambience. Salah satu kontrol negatif yg harus dicek sebelum mengoperasikan GeNose adalah cek lingkungan ambience atau VOC lingkungan
Cerita Satgas #COVID19 hari ini: sowan mantan stafsus kemkes era Nafsiah Mboi diskusi penyebab lonjakan covid kali ini: gagalnya eksekusi PPKM mikro, longgarnya prokes, perilaku pencari tes "negatif". Varian baru hanya kontributor. Jadi mikir efektifkah edukasi medsos?@4n15fuad
#GeNose muncul karena kebutuhan & pemikiran klinisi di lapngan. Membumikan ilmu analisis protein volatolomics di awang2 menjadi sesuatu yg bermanfaat. Desain, uji, admin telah dilalui. Validasi akademik on process, tinggal implementasi yg penuh tantangan dngn macem dinamikanya
Cerita Satgas #COVID19 hari ini: bernafas dengan udara penuh copid (jaga di IGD yang penuh pasien copid semua) sambil mikir piye carane optimalisasi SOP GeNose yg dibilang jadi biangkerok naiknya kasus oleh "ahli" yg hanya duduk di lab @teguhhs@KemenkesRI
Tambah lagi ribut #genose belum validex jadi ga boleh dipakai. Blm baca UU No 62 tahun 2017 ya? Rapid antigen jga blm selesai validex. Ada 100 merk, yg lolos validex ktanya 2.Yang ini apa sudah lolos? Sensi hanya 49% di kasus OTG lagi. Jadi dalang kasus naik karena??@farmalkesRI
Cerita Satgas #COVID19 DDay+567:
Pasutri positif covid19+gejala, anak diswab negatif, dititip ke eyangnya. Pasutri sembuh, anak diambil, si eyang mulai sakit lalu meninggal 3 hari kemudian: Positif covid. Hati2! Kalau kontak erat positif, maka pastikan swab negatif 2x di 2 hari
Kenapa saya jarang cuit? Karena mending kerja. Cuitan kulo kebanyakan ke pasien. Jadi manfaat terasa langsung dan bismillah moga2 tidak ada yg terdzolimi. Ga ngebayang kalau cuit begini, ada yg merasa didzolimi, lalu didoain. Bisa Berabe kulo #talkless
Cerita Satgas #COVID19 hari ini: wanita 28 tahun, plg dari solo kerja, pake makan di warung. Dikandani isolasi ga mau, 2 hari kemudian demam, diswab ga mau. Lalu malah anaknya ikut demam, baru mau di #genose, eh positif sekeluarga diswab akhirmya positif. #angeltuturan e
Menjadi satgas #COVID19 saja sudah sulit, sambil jadi klinisinya lebih sulit lagi, sambil inovasi jauh sulit lagi, sambil nulis manuskrip, angel lagi, inovasinya sampai hilir, lebiiih jungkir balik lagi. Tujuannya apa: manfaat! CuitLessDoMore. #GeNose
Bercuit mmg mudah, menyebarkan jauh lebih mudah, maka Quran sudah mengatakan berbuat kerusakan itu jauuuh lebih mudah daripada kebaikan. Berbuat baik? Itu aja susah, apalagi dengan cara bener, lebiiih susah lagi. Lalu apa yang dicari?
Tipikal khas netizen kita itu: bikin posting nyablak; ngetag akun yang dirasani kalau ingat; saat diingatkan baper; minta maaf iya tapi terakhir2nya selalu pembelaan diri. Susah ya kalau salah itu hanya minta maaf lalu tulus diam. #WePreferAction#HateNoActionTalkOnly
Subuh! Dan masih terbangun di malam ketiga yang kurang tidur setelah pusing urusan hilirisasi GeNose, program prodi dan pasien-pasien mbludak. Keep strong for the benefits of others.
Dan kelemahan netizen indonesia: ngomong dulu walau tidak paham. Izin edar itu keluar karena ada data ilmiah!! Data ilmiah baru dibuka kalau paten sudah turun, biar paten tidak void. Sabar ya @sagitaninta . Silakan kritisi ilmiah di forum ilmiah, atau di paper, bkn di medsos.
Kelemahan produk Indonesia: laporan utuh segala proses ilmiah sulit dicari atau diakses, data tidak terbuka, dan kritik ilmiah kerap dikesampingkan ke arah politis dengan alasan kArYa AnAk BaNgSa.