اللهم احفظ بلادنا بحفظك وأدم عليها
أمنها وعزها واحفظ ولي أمرنا الملك
سلمان بن عبدالعزيز وعضده ولي عهده الأمين
الأمير محمد بن سلمان ووفقهم لما تحبه وترضاه. 🇸🇦
اللهم من أراد بلادنا بسوءاً ، فاجعل كيدهم
في نحورهم، وأشغلهم بأنفسهم، واجعل
تدبيرهم تدميراً عليهم يا رب العالمين
Apa harus begini, sampai etika dan adab-pun diabaikan.
Betapa sakit hatinya kau perlakukan spt ini, tak pernah terpikirkan olehmu jika seandainya beliau adalah nenekmu, ibumu, atau mungkin istrimu?
SERAPAT APAPUN KALIAN MENYEMBUNYIKAN BANGKAI PASTI AKAN TERCIUM JUGA BAU BUSUKNYA....
PROF. NA'EIM MARAH BESAR SAMBIL TUNJUKKAN BUKTI BAHWA REKTOR OVA EMELIA TERSERET....‼️
#WajibReformasiTotal2#WajibReformasiTotal2
🆘🆗
INNALILLAHI..... Telah dibunuh dengan keji bapak H. Ermanto Usman SETELAH tampil di podcast Bongkar NAMA-NAMA BESAR KASUS KORUPSI JICT (Jakarta International Container Terminal)
https://t.co/NtfH0YPz7A
BEBASKAN KAWAN KAMI, DERA DAN MUNIF DITANGKAP SEWENANG-WENANG OLEH POLRESTABES SEMARANG
Kamis, 27 November 2025. Pada pagi dini hari tim hukum Suara Aksi mendapat informasi jika Dera dan Munif ditangkap oleh Polrestabes Semarang. Siang hari Tim Hukum mendatangi Polrestabes Semarang. Pukul 14.00 WIB perwakilan Tim Hukum Suara Aksi masuk untuk mengecek keadaan keduanya dan melakukan pendampingan.
Informasi yang didapat, keduanya telah ditetapkan tersangka dengan dikenai Pasal 45A ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU ITE terkait Ujaran Kebencian dan Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan.
Tim Suara Aksi masih melakukan proses pendampingan dan melihat kejadian ini sebagai tindakan tidak sesuai prosedur karena keduanya tidak mendapatkan panggilan klarifikasi, pemeriksaan saksi atau panggilan lain sebelumnya.
Saat ini Tim Hukum bersama Aliansi Masyarakat Sipil tengah mengupayakan penangguhan penahanan.
#SemuaBisaKena
#BebaskanKawanKami
#BebaskanTanpaSyarat
Kenapa Presiden @prabowo terkesan sungkan mencopot KAPOLRI?
Apakah beliau membutuhkan DESAKAN RAKYAT yang masif agar KAPOLRI mengundurkan diri?
Bagaimana ini KAPOLRI?
Sudahlah tidak sanggup mengemban tugas.
Tidak punya malu.
Tidak punya harga diri.
Jangan menguji kesabaran rakyat hanya karena jadi tameng Penipu Ijazah!
Kami tidak mau ada darah tumpah lagi oleh Baracuda Brimob yang menggilas Affan dan Injakan sepatu lars yang menghancurkan jantung Reza!
Mahasiswa Rheza Sendy Pratama meninggal dunia setelah bentrok dengan aparat di sekitar Polda DIY, Minggu (31/08).
Saat mengambil jenazah Rheza di rumah sakit, ayah Rheza mengaku harus menandatangani surat yang menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun terkait kejadian ini.
Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, ditangkap polisi pada Senin malam, 1 September 2025.
Berdasarkan kronologi: 10 orang berpakaian hitam mengaku dari Polda Metro Jaya datang ke kantor Lokataru Foundation dan mencari Delpedro, pukul 22.32 WIB.
Para polisi itu kemudian membawa paksa Delpedro dengan surat penangkapan tanpa penjelasan yang rinci. Polisi hanya menyebut Delpedro terancam lima tahun penjara serta menyita barang bukti, termasuk laptop. Pedro lalu dibawa dengan mobil Suzuki Ertiga putih.
Di lain tempat, Syahdan Husein ditangkap aparat Polda Bali. Syahdan merupakan admin akun Gejayan Memanggil. Belum jelas apa dasar polisi menangkap Syahdan dan sangkaan apa yang membuat ia dijemput paksa.
Hingga saat ini, polisi belum merilis keterangan resmi soal penangkapan paksa Delpedro dan Syahdan.
Lokataru Foundation mengecam penangkapan dan menganggapnya sebagai tindakan represif yang melanggar demokrasi dan HAM.
“Penangkapan sewenang-wenang ini bukan hanya kriminalisasi, tapi upaya membungkam kritik publik,” tulis mereka dalam pernyataan resmi.
| Narasi Daily
Turut berbela sungkawa kepada korban, Rheza Sendy P, mahasiswa Amikom yang meninggal ditembak peluru gas air mata oleh aparat kepolisian di depan Polda DIY. Jika diperhatikan lebih jelas dari video yg ada dapat terlihat jelas penembakan tsb dilakukan. 🥀
PANTURA RI
Panca Tuntutan Rakyat Reset Indonesia
1. Kembalikan Polri sebagai pelindung, bukan pelindas rakyat.
2. Kembalikan DPR sebagai rumah rakyat.
3. Kembalikan pemilu sebagai Demokrasi (daulat rakyat), bukan Duitokrasi (daulat uang) koruptor.
4. Kembalikan Indonesia, berantas Korupsi, Kolusi, Nepotisme.
5. Kembalikan kehormatan Lembaga Kepresidenan, berhentikan Gibran Rakabuming Raka.
#resetindonesia