@thecaspianst in this economy, ya ‘kan? paling seru kalau bisa dibayar pake dollar.~
nah ini, sama! no nasi no life. kalau pagi nggak sarapan nasi, perutnya masih rewel. pernah begitu juga nggak mas?
@TamagoPost merasa langkahku ditahan—lebih parah, dihalangi!—oleh sosok di depanku.
“emang di sana ada apaan? mampus kenapa? satu gang isinya preman?”
bawelku malah menjadi-jadi karena tiba-tiba dihalangi tanpa penjelasan lain. setidaknya, kalau sudah tahu, aku nggak akan ke sini lagi.
@TamagoPost “eh— hah?” sumpah, wajahku sekarang pasti kayak orang bodoh saking 𝘯𝘨𝘢𝘯𝘨-𝘯𝘨𝘰𝘯𝘨nya.
dari semua jalan acak yang biasa kulewati buat pulang, kenapa yang kali ini tiba-tiba dihadang sama orang entah dari mana?
aku spontan bergerak mundur begitu mendengar suara dan
ini lagi, satu lagu emo galau khas gen z yang kebetulan lewat di beranda aplikasi streaming musik dan langsung kusuka.
“i’m falling deeper, all alone. i’m falling deeper, on my oooown.”
satu gagang sisir jadi mic dadakan.
https://t.co/loASbbXMnF
apa gunanya speaker teronggok di sudut kamar selama berbulan-bulan kalau nggak pernah dipakai?
malam ini aku membuatnya berguna; sengaja memutar acak lagu dari daftar putar kesukaanku.
“BETTER LATE THAN SOONER, NO, NO~!”
https://t.co/RfpKIi0Hh4
@TamagoPost salam kenal, mas josjis! kartika, 2000. by the same logic dipanggilnya taktiktuk suara sepatu kuda.
kalo masalah jis di situ artinya apa, legenda bilang sih jis-nya jakarta inter-national school.
/; mari berteman!
@TamagoPost kartika, 2000. belakangan sedang suka koleksi knitting! aku koleksi karena mau jadiin inspirasi, lagi belajar knitting nih. ini salah satu hasil knitting-ku. mbak kenapa senang koleksi minyak wangi?