Wajar banget sih kalau kita parno ngelihat buah yang udah dua bulan di kulkas tapi pantang membusuk. Insting emak-emak kita pasti langsung suudzon mikir ini disuntik formalin atau pengawet mayat🤣🤣
Tapi tenang, kasus "Anggur Abadi" kayak cuitan ini 100% bisa dijelaskan pakai sains, dan ini aman.
Gini, kita harus bedain anggur sama buah kayak pisang atau mangga. Pisang itu kalau dipetik mentah, dia bisa matang sendiri karena ngeluarin gas etilen. Nah, kalau anggur, begitu dia digunting dari pohonnya, sistem pertumbuhannya langsung shutdown. Dia nggak bisa tambah matang, tapi otomatis proses busuknya juga melambat drastis.
Terus sadar nggak, anggur asli itu di kulitnya pasti ada lapisan 'bedak' putih tipis?
Itu bukan pestisida ya Kawann tapi epicuticular wax (lilin alami) bawaan pabrik dari alam. Fungsinya jadi tameng pelindung biar air di dalam buah nggak menguap dan spora jamur pembusuk tergelincir nggak bisa nempel.
“Bundaran HI bukan tempat demo!”
Hutan adat Papua jg bukan tempat foodestate
Sppg jg bukan tempat aparat
Mbg jg bukan tempat meracun🍱
Hutan di Kalimantan bukan untuk lahan kebun sawit🌴
Istana Negara bukan tempat badut 🤡
#PrayforIndonesia#PrayforKalimantan
di mana ada mahasiswa/mahasiswi yang vokal kritik pemerintah, apalagi sampai viral, rezim langsung kerahin buzzer buat nyerang & jatuhin karakter dia. karena dianggap berpotensi ngebahayain kekuasaan.
sebelumnya kejadian sama tyo, mantan ketua bem ugm, dan sekarang fathimah azzahra, wakil ketua bem ui.
inikah yang namanya negara DEMOKRASI??
SAVE THE DATE!
KONSOLIDASI NASIONAL GERAKAN REFORMA AGRARIA!
Bangun Konsolidasi!
Perkuat Barisan!!
Satukan Kekuatan!!!
Reforma Agraria Sejati tidak akan lahir dari penantian. Ia harus diperjuangkan—dengan persatuan, konsolidasi, dan kekuatan gerakan rakyat.
Bangun konsolidasi di setiap wilayah.
Perkuat barisan perjuangan.
Satukan kekuatan rakyat.
Mari bergabung dan menjadi bagian dari perjuangan Gerakan Reforma Agraria Sejati!
Tanah untuk rakyat!
Jalankan Reforma Agraria Sejati!
#HTN2026 #MUNASIXKPA #TanahuntukRakyat #JalankanReformaAgrariaSejati
Mahasiswa Tidak Sendirian.
Ada relawan, ada pengemudi ojol yang ikut membantu para mahasiswa yang turun ke jalan. Mereka membantu mendistribusikan bantuan makanan hingga membersihkan sampah di seputar lokasi aksi mahasiswa.
Rakyat bantu rakyat.
Warga jaga warga.
Terima kasih orang2 baik.
Mahasiswa, terima kasih untuk waktu n usahanya menyuarakan aspirasi. Kalau ada yg mau benturin kalian dgn pegawai kantoran, blg demo disrupsi lah, JGN GENTAR. KAMI DUKUNG. Sy hari ini ada meeting dekat Bundaran HI n gpp, bs adaptasi demi ini. SEMANGAT DAN TERIMA KASIH MAHASISWA!!
polisi minta mahasiswa gak gelar aksi di bundaran hi:
- bundaran hi itu kawasan strategis
- pusat ekonomi, pusat belanja, simpul transportasi
- ada juga sejumlah konsulat negara asing di sana
- kalo demo di sana ganggu arus lalu lintas dan mobilitas masyarakat
- kalau macet di bundaran hi bisa merambat sampai patung kuda, semanggi, sudirman
- bahkan berpotensi merambat sampai slipi dan gatot subroto
- katanya "ini akan melumpuhkan jakarta apabila hi digunakan sebagai tempat penyampaian aspirasi"
Warga,
Sekedar mengingatkan lagi..
Ada warga yang pagi ini gak mikirin media sosial. Mereka mikirin rumahnya masih ada atau nggak, keluarganya aman atau nggak, tanah tempat mereka cari makan masih bisa digarap atau nggak, anaknya bakal pulang sehat atau nggak, atau mereka masih ngerasa aman atau nggak ketika memilih untuk bersuara turun ke jalan.
Sementara kita mungkin cuma melihat semua itu lewat layar. Satu berita muncul, kita marah. Berita lain muncul, kita ikut sedih. Lalu kita scroll lagi.
Padahal di balik berita2 itu ada warga juga yang lagi benar2 menjalani akibatnya.
Di NTT, 70 orang dilaporkan meninggal akibat gempa. Puluhan ribu warga mengungsi, ribuan rumah rusak, dan hingga 17 Agustus BMKG mencatat 1.624 gempa susulan.
Di tempat lain, sekitar 202 ribu hektare hutan dan lahan terbakar sepanjang Januari-Juli 2026.
Di Sukajaya, konflik lahan kembali memanas. Ada petani yang terluka ketika mempertahankan lahan tempat mereka mencari hidup.
Ada juga orang tua yang panik ngeliat anaknya sakit setelah makan makanan yang seharusnya aman. JPPI mencatat 40.759 korban terkait keracunan MBG sejak 2025 hingga awal Agustus 2026. Di Karo, 269 siswa dilaporkan jatuh sakit setelah menyantap menu MBG.
Dan ketika warga turun ke jalan untuk menyampaikan keresahan, masih ada yang harus berhadapan dengan intimidasi hanya karena ingin menyampaikan suara.
Kita bisa membaca semuanya dalam hitungan menit.
Tapi bagi mereka yang mengalami, ini bukan berita yang bisa ditutup setelah selesai dibaca.
Bagi mereka,
Ini rumah.
Ini keluarga.
Ini pekerjaan.
Ini kesehatan.
Ini hidup mereka.
Kita mungkin nggak bisa menyelesaikan semua masalah itu. gak semua dari kita punya uang, waktu, atau kemampuan untuk turun langsung.
Tapi kita masih bisa bertanya,
Apa yang bisa kita lakukan?
Menyebarkan informasi yang benar. Membantu sebisanya. Menemani. Menguatkan. Bareng-bareng bersuara ketika ada warga yang membutuhkan dukungan.
gak harus ngelakuin semuanya.
Yang penting, jangan sampe kita ngeliat warga lain lagi kesulitan terus ngerasa itu bukan urusan kita sama sekali.
Karena hari ini mungkin mereka yang membutuhkan bantuan kita.
Besok, bisa jadi kita.
#SalingJagaWarga
Cerita sedikit. Niat awalnya kita cuma mau berbagi makanan sedikit buat demonstran, tapi akhirnya join sama aliansi ibu-ibu Indonesia!
Seru banget ya aksi rakyat bantu rakyat 🤍
Btw ini semua pakai uang rakyat, ya.
Terima kasih, Warga.
Karena kalian, hari ini kami bisa hadir mendukung teman-teman UI di lapangan.
Dana yang terkumpul Rp 721.856 sudah sepenuhnya digunakan:
• Borong UMKM untuk massa aksi
• Banner posko
• Air mineral
• Sisa dana kami alokasikan untuk donasi NTT
Semua terserap.
Dari warga, untuk warga.
🩷🩷🩷
#SalingJagaWarga