Pagi ini burnoutnya berasa banget. Kayak gue tiba2 siap resign dan daftar LPK aja, alias mending jadi buruh kasar di negara orang daripada di negara sendiri kerja mikir tapi gaji umr 🫠 in this economy
In this economy, I hate the way banyak banget ketimpangan sosial. Ada yg keluarin 50k sejam doang, ada yang harus bisa olah 50k itu buat 3 hari atau seminggu. Dan ini ngebuktiin kalau pemerintah gagal menjamin kesejahteraan kehidupan rakyatnya.
"Kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke TNI, tentara punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke DPR RI, anggota DPR banyak yang punya dapur SPPG," kata Iman Zanatul Haeri, seorang guru, di hadapan Mahkamah Konstitusi.
Wakil Ketua BEM UI Fatimah Azzahra : Kritikan dijawab sebagai antek asing sehingga harapan tersebut menjadi sirnah, awalnya mahasiswa memandang ada harapan baru pada pemerintahan Prabowo Subianto ternyata tidak. #BEMUI#MahasiswaUI
“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.
Ini sedih sebenarnya.
Bapaknya dulu demo berharap negara lebih baik, anaknya bisa tumbuh di kondisi yang lebih baik.
Eh tahunya anaknya juga harus turun ke jalan dengan alasan yang hampir sama
sebagai anak pondok miris bgt liat komenannya, pdhl klo dipondok itu enak dan ga semenyeramkan itu lo, malahan bikin happy & excited, salken yah aku anak pondok indah mall.
they’re unproblematic, make good music, and somehow the best criticism you can come up with is “they’re ugly.” sounds like you have nothing else to say.