7. Bu @Idafauziyah menegaskan ribuan Ponpes maupun Madin di Jateng tlh berkontribusi besar dlm pembangunan pendidikan. “Utamanya menebarkan semangat keberagamaan, maupun mencegah paham-paham radikalisme yang bertentangan dengan NKRI,” tegasnya.
#MbangunJatengMuktiBareng
6. Sementara itu, Bu @idafauziyah memuji peran para pengasuh Ponpes dan Madin, karena telah membantu memberikan pendidikan karakter pada anak-anak generasi penerus.
#MbangunJatengMuktiBareng
5. “Korupsinya kata KPK 2 triliunan rupiah. Ini angka yang sangat besar, dan saat ini sudah divonis 15 tahun penjara. Korupsinya katanya berjamaah,” papar Gus @yusuf_ch .
#MbangunJatengMuktiBareng
4. Gus @yusuf_ch mengajak masyarakat tak salah pilih.Dia pun mencontohkan, kasus mantan ketua DPR RI Setya Novanto yang terjerat kasus korupsi E-KTP.
#MbangunJatengMuktiBareng
3.“Saat ini, telah masuk tahun politik. Tahun tersebut menentukan nasib 5 tahun ke depan.Termasuk di Jawa Tengah ini, dalam Pilgub pada 27 Juni mendatang,” kata Gus @yusuf_ch
.
#MbangunJatengMuktiBareng
2. “Tahu apa yang diinginkan rakyatnya. Juga pemimpin yang siap ngopeni madrasah,” ujarnya dalam Halaqah Ulama Rakyat di Ponpes An Najah, Desa Dawar, Kec. Mojosongo, Kab. Boyolali.
#MbangunJatengMuktiBareng
1. Pengasuh Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Kabupaten Magelang KH M Yusuf Chudlori mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang memiliki welas asih kepada rakyatnya.
#MbangunJatengMuktiBareng
9. “Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga, hai begitulah kata para pujangga, hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga, hai begitulah kata para pujangga, aduhai begitulah para pujangga, taman suram tanpa bunga,” demikian Sudirman Said berdendang.
#MbangunJatengMuktiBareng
7.Menurut Rhoma, tahun 2018 sejumlah daerah di Indonesia menggelar pilkada. Jateng salah satunya. Karenanya ia meminta agar kegembiraan memilih pemimpin jangan dikorbankan dengan bersikap intoleran, anti persatuan dan anti keberagaman.
#MbangunJatengMuktiBareng
6. “Menjaga ukhuwah Islamiyah itu penting. Menempatkan persatuan dan kesatuan bangsa juga sangat penting. Dan yang utama tetap dalam koridor Pancasila dan kebhinekaan,” kata Rhoma.
#MbangunJatengMuktiBareng
5. Seperti biasanya, Rhoma Irama juga memberi wejangan. Seperti menepis isu bahwaPak @sudirmansaid dan partai pendukungnya hendak menggunakan strategi SARA di Jawa Tengah, Rhoma Irama justru meminta masyarakat menghindari sikap intoleransi.
#MbangunJatengMuktiBareng
4. “Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin, yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin,” Rhoma Irama yang kemudian meneruskan lyric kritik sosial itu.
#MbangunJatengMuktiBareng
3. “Seluruh harta kekayaan negara, hanyalah untuk kemakmuran rakyatnya, namun hatiku selalu bertanya-tanya, mengapa kehidupan tidak merata,” Sudirman Said berteriak mencoba mengimbangi iringan Soneta.
#MbangunJatengMuktiBareng
2. Hadirnya Rhoma Irama tak lepas dari peran pengasuh pondok pesantren API, KH Yusuf Chudlori. Kyai muda seniman ini mendatangkan Soneta grup untuk menyambut kampanye pasangan calon gubernur-wakil gubernur Sudirman Said-Ida Fauziah.
#MbangunJatengMuktiBareng
8. “Rukun, rukun, dan rukun,” kata Rhoma. Orasi ini mengundang gemuruh penonton. Yang kemudian disambut pesan melalui lagu “Adu Domba”.
#MbangunJatengMuktiBareng