ternyata kakak kakak yang kehilangan banyak energinya dan mudah capek itu, sekarang adalah aku. sadly, I really miss when I was still excited about living life.
gue mulai sadar, ternyata selama ini gue terlalu available. terlalu gampang di-reach, terlalu gampang bilang yes, terlalu gampang luluh. they literally only come around when they need something. meanwhile, pas gue yang butuh mereka, suddenly everyone's busy.
Gue tuh kagum sama orang yang hidupnya full of pain, berkali-kali dikecewain, tapi masih memilih buat jadi orang baik.
That's a different kind of strong.