@SpieltagIndo Awal menjabat sebagei ketum @fcbayernfanid langsung dikasih "misi" sama MOLA. Bikin nonbar virtual di zoom, digital campaign di sosmed, sampai uang dari MOLA dipake produksian bikin turnamen online buat regional seindonesia.
@ardynshufi Cobain kereta pangandaran kang. Alternatif Jakarta-Bandung. Minggu kemarin nyoba perdana naik jam setengah 10 malem, nyampe jam 2 an ke hotel.
@kumifigo H-1 sebelum bapak meninggal, di saat kesadaran udah 50:50 sama rasa sakit, beliau sempet bilang "nuhun" berulang kali ke ibu. Disaat itu ibu menangis pertanda perpisahan itu kian dekat.
@bachuma23@id_fm@manarhidayat Cm 2004, kenal di warnet gara gara ada yang main itu. Lanjut beli cd bajakan, install di rumah, dan sampai sekarang masih main walau cuma sesempetnya aja.
@Nathanaels1611 @FebriYafi1@SiaranBolaLive Inti poinnya, gak semua pelatih itu "bisa" dan otomatis juara liga. Kompany di musim pertama gagal juara Bundesliga ketika dapet Bayer Leverkusen yang top perform sampai akhir musim. 2018/19 dan 2022/23 itu juga harusnya gak juara, tapi Dortmund kepeleset terus.
@Nathanaels1611 @FebriYafi1@SiaranBolaLive Tapi harus dilihat juga proses jadi juara itu gak mudah bahkan cenderung banyak beruntungnya. Sebagai fans Bayern, saya ngikutin banget 11x juara beruntun itu gak jarang ada waktu pesaing yg di pertengahan musim drop. 18/19 contohnya, Dortmund juga kalah 2x di 5 laga sisa.