Ketua DPP PDI-P Djarot Saiful Hidayat meminta Jokowi menunjukkan ijazah aslinya untuk mengakhiri polemik yang masih berkembang di tengah masyarakat. Menurut Djarot, langkah tersebut lebih sederhana ketimbang persoalan itu terus bergulir melalui proses hukum, bahkan sampai ke persidangan.
"Paling enak itu enggak usah pakai drama-drama. Enggak usah pakai drama-drama di pengadilan gitu loh ya. Kalau Anda tanya ijazah saya, saya tunjukkan pada Anda gitu ya," ujar Djarot usai acara Bimbingan Teknis (Bimtek) DPRD PDI-P se-Indonesia, Sabtu (30/5/2026). Djarot mengatakan, Jokowi cukup menunjukkan ijazah yang selama ini dipersoalkan agar masyarakat memperoleh kepastian dan tidak lagi mempertanyakan keasliannya.
Lihat berita Dadan di Caplok Kejaksaan Agung.....
Rasanya kok bahagia banget sambil teriak mampus kauuuu....
Apalagi 2 wakilnya jugak ikut Ke Serokkk....
Cumakkkkkk......
Sedihnyaaaa...kok Penggantinya Kepala BGN ituhhh Si bolonya Ratna Kesrimpetttt sihhhhh
Sementara itu..
KPK sedang memburu Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim terkait kasus pengurusan dokumen keimgrasian warga negara asing (WNA)
Hayaaahh..
Pejabat kok banyak malingnya 😪
Intinya dari awal:
MBG banyak masalah (keracunan, anggaran bocor, SPPG jual beli titik).
Pimpinannya malah ribut perebutan kursi.
Rakyat?
Tetap disuruh sabar nunggu “makan bergizi gratis”.
Life is fun, let it be…
sampe duit pajak kita bener-bener nyampe ke yang butuh.
🤣🤌
Fast forward Juni 2026:
• Dadan & 2 wakilnya dicopot Prabowo
• Nanik S Deyang resmi naik jadi Kepala BGN
• Kejagung langsung geledah kantor BGN & jemput Dadan dkk jam 4 pagi
Jack kalah.
Wowok menang.
Dualisme selesai… atau baru mulai babak baru?
20 April 2026
Besoknya gue kasih konteks lebih dalam (ini post tunggal):
https://t.co/Uqe594w7Ge
“BGN didirikan oleh Jack beberapa lama sebelum dia lengser.”
Waktu itu gue udah nanya: ini proyek atau skenario?
19 April 2026
Pertama kali gue singgung soal dualisme:
https://t.co/jp6WJPDXqH
“Dan kabar terakhir terdengar di BGN mulai ada percikan-percikan dualisme.”
Dari April gue udah nulis soal ini.
Sekarang Juni: Dadan dicopot, Nanik naik, Kejagung jemput Dadan + 2 wakilnya jam 4 pagi.
Dualisme di BGN akhirnya meledak.
-
Thread singkat.
Ini sudah keterlaluan.
PP terbaru Danantara (PP 19/2026 Pasal 31A) buka jalan APBN suntik modal ke holding Danantara lewat pintu belakang.
Dividen BUMN hilang dari APBN,
tapi Danantara boleh minta injeksi dana negara seenaknya.
Negara gak boleh dapat duit dari BUMN, tapi Danantara boleh minta duit negara?
Udah gila bener ini negara. Uang pajak rakyat diputar untuk kepentingan apa?
https://t.co/bBwHo9hQGy