Entah harus seperti apa lagi, seperti apapun dianggapnya salah
Sudah minta maaf, dan gak berisik, tapi tetep aja diungkit, terus maunya apa sebenarnya?
Tasik, mungkin kota ketika aku butuh pulang
Tapi untuk merangkai mimpi, aku harus keluar dari tempat ini, sudah terlalu banyak pahit yg ku telan sendiri ketika aku disini
Sepertinya aku memang tidak pernah cocok dengan kota ini, walaupun bukan tempat baru tapi destinasi selanjutnya mungkin bisa lebih menenangkan, daripada harus bergelut disini
Ketika bentuk ekspresi kekesalan tapi dianggap sebuah hinaan? It's okay semua bisa menyimpulkan apapun itu
Dan juga, aku tak pernah melabeli diriku sebagai orang baik, ketika orang lain melihat diriku sebagai orang jahat atau bangsat sekali pun, itu hak mereka :)
Harusnya sadar sedari awal, aku bukan diantara pilihan itu :)
Dia dulu nyaman denganmu hanya sebatas teman, kalo untuk perihal hati dia punya orang lain :"
Ketidaksengajaan yg akhirnya membuat mataku terbuka lebar
Ya, aku yg terlalu berharap banyak disini