@redsmi1928@FarhanAdl@Bali_Football Cari infonya sana gih, tanya chat gpt aja, JDT dengan asing yg banyak, luas Malaysia yg gak sebesar Indonesia, dan di liganya cuma 13 team masih di ubah jadwal nya. Bahkan PSG, klub level dunia aja masih dikasih ubah jadwal.
@sarjanahumoris@Jerseyforum Lebih ke model bisnis aja yg beda2 di tiap negara atau club.
Tujuannya kan jualan sebanyak mungkin, raup keuntungan sebanyak mungkin. Macem emyu segala dijual kaya payung, mug dll dan laku, mungkin kalo di Indonesia yg laku ya jersey sementara merchandise lain agak seret..
@IndosFC Padahal Borneo juga kan sama ya nama lain dari Kalimantan, Jawa ya Java. Tapi kenapa kalo Borneo tuh keren aja gitu, tapi kalo Javaπ π
Apakah UNITED nya yg bikin norak?soal nya Java Rockin'land kerenπ€£
@g_fronfr@GamutuFc@prismapro27@Bali_Football@rizalakbarsya Sangat setuju soal STY pelstih terbaik yg nanganin timnas setelah 5 tahun bekerja dan dukungan federasi mendatangkan pemain diaspora yg banyak itu.
Gak berlebihan gimana bang? Beda pendapat dikit di cap buzzer ET, ya marah lah orang cuma fans timnas bukan kubu manapunπ
@GamutuFc@pentingdibahas@SamsonCars81281 Baru baru ini aja nantangin fans MU, kalo MU masuk UCL dia akan jalan kepiting Jakarta - Serang, tai harpa, HARapan PAlsu
@HoediesMuh2@DwiYuli0802@prismapro27@Bali_Football Towel itu konsen terhadap pembinaan, bung yuke sampai punya liga grassroot terbesar di Indonesia pernah di serang gara2 nyinggung "naturalisasi" dan mereka mereka lah yg giring.
@GamutuFc@prismapro27@Bali_Football Nah ini nih yg gw maksud bang @rizalakbarsya π€£
Jujur... sama sekali gak benci STY, tapi benci ama para fans nya yg terlalu fanatik ama sesosok manusia itu menjijikan sihπ
@rizalakbarsya@pentingdibahas Apakah benar yg dibilang si towel dulu kalau STY ini ada dibawah naungan agency besar asal korea ya? Wkwk
Bahasan akun akun di atas itu gak jauh dari bela sty, jatuhin ET, jelekin liga lokal dan pemainnya.
@hgusfani@ekuzpratamax Kan udh di spill ama towel dulu mas, sty itu ada dibawah naungan agency asal koreaπ
Se massive itu memang di sosmed apalagi IG
@RestuAwalliddin Cuma nonton Liga2 Eropa dan timnas aja sejak era taeyong, anti sepakbola tarkam macam lig ang kangkung.
Dikira kita yg ngikutin liga lokal gak nonton liga Eropa kali ya, dongo nya mentokπ€£