“dear diary…
hari ini aku sama mas wowo kunjungan ke rusia, karena aku ngeluh ke mas wowo soal asap karhutla. aku takut asap itu akan mencapai jakarta seperti doa orang-orang di twitter. jujur aku benci banget asap! makanya aku selalu melarang mas wowo merokok supaya asap itu tidak jatuh mengenai rambutku, gimana asap karhutla?
kemarin pagi, 2 hari setelah aku mengeluhkan soal karhutla, mas wowo bangunin aku dengan memegang 2 tiket di tangannya. katanya, “surprise! ayo kita berlibur yang jauh biar sayangku ini gak stress di dalam negeri terus.”
aku memberengut, “uangnya? mau pake uang aku lagi?”
mas wowo tersenyum simpul. “di anggaran perjalanan dinas luar negeri, sudah kusisipkan biaya liburan rutin kita. aku tau kamu gampang stress menghadapi dinamika negara ini.” dia diam sebentar. “yuk? nanti kita jalan-jalan yang puas di sana.” aku tersenyum lebar, “serius??? berangkat sekarang, mas?”
“dua jam lagi.” kata mas wowo. tangannya yang kekar membelai pipiku lembut. “tidak usah bawa barang banyak-banyak,” katanya. “nanti kita beli di sana saja. kita shopping baju yang banyak.”
aku memekik bahagia dan reflek memeluk mas wowo saking senangnya. lalu buru-buru kulepaskan pelukanku, pipiku bersemu merah. aku menundukkan kepala, malu menatap mata teduh sang tuan.
“kenapa malu, hm?” jemari mas wowo turun ke daguku, diangkatnya daguku dengan lembut. “sudah 2 tahun serumah kok masih malu-malu?”
“hehe iya, masih suka deg-degan mas.”
mas wowo tersenyum lembut. diraihnya tengkukku menuju dirinya. kurasakan kelembutan menyapu bibirku secara perlahan. ciumannya tidak pernah menuntut, penuh dengan kasih sayang dan ketulusan. kuraba dadanya dengan kedua tanganku, dan tangannya yang gempal mengusap tengkukku dengan lembut.
“terima kasih ya mas, udah mengusahakan apapun yang aku pengen.” kataku pelan setelah dia melepas ciumannya. “anything for you, sweety.”
bibirnya kembali melahap bibirku, tetapi kali ini dengan tergesa-gesa. aku memejamkan mataku, siap untuk menerima kenikmatan lain yang ia berikan.”
SEA countries should sue the Indonesian government over the health hazards caused by years and years of incompetence in handling forest fires. I’m saying this as an Indonesian myself.
Mereka biasanya malah pilih yang kalem.
Cowok yang punya depth. Yang lebih banyak dengerin daripada ngomong. Yang gak sibuk pengen bikin semua orang terkesan. Yang sebenernya bisa aja deket sama banyak cewek, tapi gak ngerasa perlu buat ngelakuin itu.
Kebanyakan orang mungkin gak terlalu notice dia, karena dia gak lagi berusaha tampil atau cari perhatian.
Tapi cewek yang tepat biasanya notice.
Karena dia gak cuma liat siapa yang paling keliatan, tapi siapa yang punya sesuatu yang lebih dalam di balik diamnya.
Aku mulai notice satu pola.
Cewek-cewek paling cerdas yang aku kenal, yang ambisius, emotionally intelligent, sensitif, tapi di sisi lain juga masih bisa konyol dan seru justru jarang tertarik sama cowok yang paling berisik atau paling cari perhatian di ruangan.
Kata pak penerjemah, ada 7.100 bahasa di dunia. But apparently, each person on Earth has 5 different languages of love. As soon as you continue to learn about love, you’ll realize it’s not only 5, but indefinite. Percuma ngasih 5 bhs cinta kl blm mahir memahami bhs cinta org lain
ce tweet est tellement réel les hommes ont trop la belle vie y’a 1000 femmes intéressantes et bienveillantes alors que quand t’es une femme faut faire des recherches bac +5 pour trouver un homme qui t’humanise
✨ *PRE-ORDER BATCH 1: GABIN BAR IS OPEN* ! ✨
🗓 PO Period: 28 – 30 Agustus 2026
🚚 Pickup / Delivery: 31 Agustus 2026
📦 Limited slots available for our first batch
How to Order:
📲 WhatsApp: https://t.co/SSNrmb5BL0