sebenernya mau siapapun yg menjabat, mau si ganjar kek mau si prabowo kek mau si anis kek, klo rupiah melemah, negara kacau jg bakal gw hujat si tanpa pengecualian. they’re all politician, its their job. jgnkan politikus, temen kelompok gua yg kaga ngerjain tugasnya jg gua hujat
Kimberly Ryder pernah bilang: jadilah matre, egois dan sedikit gila agar di cintai dengan hebat. karena kalo lemah lembut, penurut, terima apa adanya. yang datang biasanya orang orang yang tidak bersyukur
Gerbong perempuan di belakang itu bukan policy failure. You know what is?
Negara gagal mendidik laki-laki to not be a huge misogynistic perverted piece of shit is a policy failure,
Negara ga menyelesaikan proyek double track disaat KAI punya Argo Bromo yang merupakan salah satu kereta jarak jauh tercepat mereka is a policy failure,
KAI sebagai pemilik rel kalah sama preman yang menolak adanya rambu/penghalang resmi is a policy failure,
Preman dibiarkan dan dipelihara oleh negara untuk jadi attack dog mereka terhadap kelompok oposisi / kalangan politik/agama tertentu is a policy failure,
Perusahaan taksi punya policy yang ga manusiawi kepada driver mereka, ga ngelatih dengan baik, dan mengancam denda kalau diderek bukan oleh derek perushaan is a policy failure,
Tata kota dan pengembangan kota satelit Jakarta yang tidak beorientasi pada transit is a policy failure.
Orang masih nganggep QRIS itu cuma buat beli es teh.
Tapi ini sistem pembayaran buatan Indonesia yang sekarang diterima di China. Bukan sebaliknya. Bukan Alipay yang masuk Indo tp kebalik QRIS yang masuk China.
Lo harus paham betapa langka ini. Negara berkembang biasanya jadi market, bukan jadi infrastructure. Kali ini Indo yang export teknologinya.
Dan ini baru payment. Kalau QRIS bisa jadi standar cross-border di Asia Tenggara, lo lagi ngeliat awal dari Indonesia jadi fintech hub beneran, bukan cuma jadi user-nya doang. Bangga!
FUN FACT :
✅ Matcha lebih bikin melek daripada kopi
✅ Matcha bikin kulit mulussss
✅ Matcha bantu nurunin berat badan
Rutinin minum matcha 3x seminggu guys. Thank me later
Orang yang dasarnya emang baik, tapi temen deketnya dikit, biasanya punya vibe kayak gini...
1. Sering banget ngasih ke orang lain, tapi jarang ngerasa bener-bener dapet balik yang setara.
Mereka selalu ada, penuh empati dan support, tapi...
Kalau ada yang tanya “kenapa kamu belum nikah-nikah?” jawab kayak mba IU ini aja atau kasih data ini 😂
By data, perempuan dengan pendidikan tinggi (misalnya 16–20 tahun, sampai kuliah) cenderung memilih pasangan yang level pendidikannya setara atau lebih tinggi. Artinya, secara pola, ada kecenderungan kuat untuk tidak “marrying down”.
Minimal setara, kalo bisa di atasnya ya bagus.
Konsekuensinya, dating pool makin sempit.
Di titik itulah kita sadar kalo cinta emang personal, tapi jalan kesananya… semua struktural 🤣
Ya struktur pendidikan, sosial ekonomi, circle pergaulan, pola asuh, dll.