- Kita bisa nabung material
โข Semen saya nabung di toko bangunan yang bener-bener kita percaya dan punya reputasi baik. nabung gak usah langsung, semampunya saja. saya sendiri bangun rumah dengan ukuran 10x15 habis semen 300-400 karung ukuran 40kg.
โข Besi ini juga penting, besi kita bisa nabung di toko bangunan atau beli langsung simpan dirumah. Besi itu gak bakal rusak kok.
โข Kayu, kalau mau nabung kayu jangan beli kayu yang belum berumur. Pastikan beli kayu yang bener2 sudah berumur supaya tidak dimakan rayap atau kutu kayu.
โข Kabel, kita bisa juga nabung kabel, kenapa saya menyarankan nabung kabel, karena harga kabel pasti bakal naik terus. Kalau untuk rumah pribadi belilah kabel yang kualitas bagus. karena kabel kualitas bagus tidak akan cepat rusak kulit luarnya.
โข Batu bata dan Genteng. Batu bata dan genteng jangan terlalu jauh pembelianya dari waktu kita akan bangun rumah. Kenapa jangan, walaupun batubata gak rusak tapi terlalu lama disimpan akan lumutan dan kurang bagus untuk dilihat.
Kalau sudah dirasa sudah mencukupi dari material yang kita tabung, kita tinggal memikirkan biaya untuk upah tukang dan kebutuhan lainya.
saya sendiri proses nabung sampe rumah berdiri 3-4 tahun.
Karena memang saya bukan orang have yang bisa langsung proses dihari itu.
Dan sebagian biaya juga dibantu orang tua.
Kadang orang tua yang kita anggap galak, pilih kasih dan macam hal lainya. kalau anak pas bener2 sedang berjuang pasti mereka rela bantu sampai selesai.
Semoga bermanfaat buat kawan-kawan yang masih berjuang.
Buat temen" yang pengen punya rumah sendiri tapi terasa berat untuk membangun langsung.
ini tips dari saya yang memang sudah ada tanah.
proses saya dari nyicil material sampe bisa rumah berdiri dengan salary pas-pasan.
Utas ringan aja ya bolo: