orang gerindra : anak sekolah naik perahu ke sekolah buat makan MBG, kalian orang kota tidak tahu yang di rasakan orang desa
mahasiswa UI : lah bukannya bangun jmabatan dulu, kok ngasih makan MBG
" Seorang pria di Batang jadi tersangka usai mengubah sawahnya menjadi tambak udang. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah menyebut pria tersebut diduga melakukan tindak pidana alih fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan "
Waahhhh bapak ini coba suruh ke Kalimantan dimana hutan di tebang di jadikan IKN. Atau ke Sulawesi, Sumatera dimana hutan di alih fungsikan sebagai kebun sawit ! Kalo seorang pemilik sawah aja bisa di begitukan kenapa tidak berlaku ke orang yg telah membabat sawah untuk mendirikan bangunan kopdes merah putih !?
Giliran sama rakyat kecil aja guwalaknya bukan main, coba kalo sama oligarki udah nunduk2 itu.
Sawah milik sendiri.
Dirubah jadi tambak udang modal sendiri.
Apanya yg salah?
Seorang pria di Batang ditangkap dan jadi tersangka karena merubah sawah miliknya jadi tambak udang.
@Yusrilihza_Mhd@ListyoSigitP
Kalian kalo selalu bilang demo bikin macet, nih liat yg bikn macet tu justru silop dan ijo.
Mahasiswa aja lewat jalur busway.
Pas ditanya alesannya masuk ke jalan:
1. "Mau nyeberang" (tapi kok ga jalan)
2. "Gatau, ikut perintah komandan"
perwakilan mahasiswa UI:
"kami ini mahasiswa, tidak membawa senjata. jgn anggapi kami musuh, jgn hadapi kami dgn senjata"
"kami tidak ditunggangi, niat kami tulus untuk bangsa Indonesia"
terharu bgt. semoga dalam lindungan Tuhan buat teman-teman yg turun ke jalan 🥹
Draft:
Selama aksi demo hampir tidak ada TV nasional yang meliput.
Tapi menjelang malam, ada massa yang tidak jelas tiba-tiba muncul dan mulai berbuat anarkis, TV mendadak breaking news, disiarkan secara live, dengan narasi seolah-olah inti dari demonstrasi adalah kerusuhan.
Dicari! Eko Sulistyo, relawan Jokowi, mantan ketua KPUD Solo, orang yang dipercaya Jokowi untuk membuat ijazah palsu Jokowi di Pasar Pramuka pada 2005
#TolakAPBNuntukMBG#TolakAPBNuntukMBG
Maret 2026.
Mitra MBG bernama Hendrik Irawan viral joget-joget sambil pamer dapat Rp6 juta per hari.
Publik marah. BGN menegur. Dapurnya disuspend.
Tapi berhenti dulu. Mari ikuti angkanya.
BGN dalam siaran pers resminya mengkonfirmasi:
insentif Rp6 juta per hari memang hak setiap mitra SPPG.
Diatur dalam Keputusan Kepala BGN Nomor 401.1 Tahun 2025.
Berlaku untuk semua 27.735 dapur yang aktif.
Tetap cair meski sekolah libur, cuti bersama, atau dapur di-suspend sekalipun.
Hitung sendiri:
Rp6 juta × 27.735 dapur = Rp166 miliar per hari× 313 hari operasional = ~Rp52 triliun per tahun , hanya untuk insentif fasilitas, belum bahan makanan, belum operasional
Total anggaran MBG 2026: Rp268 triliun dari APBN , sekitar 7% dari total belanja negara. Tidak ada program makan sekolah di negara mana pun di dunia yang menyedot porsi APBN sebesar ini (rata-rata global: 0,1–0,5%).
Hasil programnya:
a. 37.270 anak keracunan sejak Januari 2025 (JPPI, Mei 2026), tersebar di 31 provinsi
b. Mayoritas SPPG belum bersertifikat laik higiene sanitasi
c. Program berjalan tanpa Perpres, tanpa audit independen yang bisa diakses publik
Masalahnya bukan Hendrik yang joget.
Hendrik satu dari 27.735 mitra yang menerima insentif yang sama dari sistem yang sama.
Yang patut dipertanyakan bukan orang yang joget di depan kamera.
Yang patut dipertanyakan adalah: siapa yang merancang sistem di mana Rp268 triliun uang pajak rakyat mengalir lewat puluhan ribu dapur swasta tanpa transparansi, tanpa Perpres, tanpa audit publik , sementara 37.270 anak sudah jadi korban keracunan dan program ini tetap jalan?
Madilog: ikuti logika angkanya. Bukan jogetnya.
Seorang anak berinisial MWP (6) diduga menjadi korban persekusi di kawasan Taman Kramat Pulo, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta, pada Minggu malam (7/6/2026).
Korban dilaporkan sempat mengalami koma dan hingga kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Menurut keterangan keluarga, awalnya korban diketahui mengalami kejang-kejang setelah bermain di taman sekitar pukul 18.30 hingga 19.30 WIB. Pihak keluarga sempat menduga kondisi tersebut disebabkan karena korban tersengat listrik dari salah satu tiang yang berada di area taman.
Namun setelah melihat rekaman CCTV di lokasi, keluarga mengaku menemukan fakta lain. Dalam rekaman tersebut, korban diduga mengalami perundungan dan persekusi oleh dua orang yang disebut berinisial LNG dan RVN.
Keluarga menyebut korban sempat diseret dan dibawa ke arah sebuah tiang yang diduga masih dialiri listrik. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sengatan listrik yang menyebabkan kondisi kesehatannya memburuk hingga harus mendapatkan penanganan medis intensif.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan seorang anak berusia 6 tahun yang diduga menjadi korban tindakan kekerasan. Hingga kini, pihak berwenang diharapkan dapat mengusut tuntas kejadian tersebut serta memastikan perlindungan terhadap korban.
diperjanjian gapapa diviralin. oke let’s gooo ini kl bisa dibawa ke tiktok bawain deh tlg jgn sampe di takedown lg aja. kalo ketemu IRFAN RAFI FIRMANSYAH di jalan atau lingkungan kalian, pukulin aja sampe mati. all rapist should die
TW! KS
guys temen ku dilecehin di KAI sampe megang2 alat vital korban dan bikin korban trauma tp gaada keadilan buat beliau. udh bolak-balik polres dan kantor KAI. aku udah bikin postannya di thread, so here i am make another thread about IRFAN RAFI FIRMANSYAH pelaku KS di KAI
#intinyadeh seorang karyawan Telkom Property jd pelaku pelecehan seksual di kereta.
Pas korban tidur, pelaku nutupin korban pake selimut, tangan korban ditarik, dipaksa pegang kelaminnya. Pelaku jg pegang payudara, alat kelamin, dan peluk korban.
Korban kabur ke toilet.
(1/3)
Kenaikan harga Pertamax ini memang ga ngotak sma sekali.. naiknya 30% sendiri, senyap tanpa sungkan² di tengah malam.
Trus yg sok belain rakyat kecil bilang, gpp itu untuk orang kaya.. klean aman pake Pertalite.. NDASMU..!!
Pengguna Pertamax kebanyakan middle class yg jumlahnya 46juta orang yg dipaksa beli Pertamax atau turun ke Pertalite.
Bisa dibayangkan pengguna Pertalite akan membengkak, antrian semakin panjang dan stok semakin tipis. Lambat laun banyak SPBU yg tidak jual Pertalite dan dihapus..
Ujung²nya kita dipaksa beli Pertamax dengan harga disubsidi mgkin jadi 14ribu, dengan demikian pemerintah akan jadi pahlawan penyelamat rakyat yg sudah dikadalin habis²an..
Ramenya hanya di medsos
Krn jaman skrg aksi spt ini hampir tak tersorot kamera 😒
Gelombang aksi penolakan terhadap rencana kenaikan harga BBM mulai terlihat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (10/6/2026).
Mereka menilai kebijakan kenaikan BBM memicu kenaikan harga kebutuhan pokok, tarif transportasi, serta biaya hidup masyarakat secara umum.