كُلَما ارتفع الوعي، قلَّ الإنتماء العاطفي لأيّ شيء
Seseorang ketika semakin tinggi tingkat kesadarannya, akan semakin sedikit keterikatan emosionalnya terhadap apa pun.”
"Bukti kebodohan seseorang adalah selalu menjawab semua pertanyaan, menceritakan yang dilihat, dan menyebut semua yang diketahui."
Syekh Ibnu Atha'illah as-Sakandari
ternyata, mencari pasangan yang tepat itu dimulai dari yang setara, bukan setara dalam hal financial atau status sosial, bukan, tapi setara dari sisi cinta, cara berpikir, wawasan, kedewasaan, selera, prinsip, bahkan cara memandang tuhan pun selaras. simpelnya, sefrekuensi.
Do'a itu bukan tentang siapa yang paling cepat mendapat jawaban, tapi tentang siapa yang paling kuat menjaga keyakinan meski belum tampak tanda-tanda dikabulkan. Bersabarlah dan yakin, bahwa Allah akan mengabulkannya di waktu yang tepat.
Anak perempuan yang tiap malem nangis, tapi besok paginya langsung bisa kerja dengan ceria, sama bisa nutupin beban yang ditanggungnya, itu backingannya siapa ya?
Ada yang diam-diam:
Pelan-pelan dia sholat tepat waktu, pelan-pelan dia mulai puasa senin kamis, pelan-pelan dia mulai tahajjud dan dhuha, pelan-pelan ucapannya dijaga, pelan-pelan juga Allah perbaiki hidupnya.
Baru terbaca satu post dekat LinkedIn,
"Burnout doesn't come from working too hard. Burnout comes from working too hard on things that don't light you up"