@andreasicamaru@MiamiKoltahu Yang nyuri siapa? Yang budakin siapa? Belandanya atau penguasa lokalnya? Masih aja “pokoknya yang jahat sama Indonesia itu bangsa lain”.
@PartaiSocmed Jangan menyudutkan. Kalau sesama saudara ada yang kurang, disembunyikan.
Biar seribu tahun lagi Indonesia dimakan sama bangsanya sendiri, sambil nyalahin “asing”
Lihat alfamart atau indomaret. Pengen juga. Biar populer pake jargon kemerdekaan ekonomi (padahal yang swasta Indonesia juga). Bisanya monopoli, “demi rakyat desa, market ini punya kita, yang lain ga boleh masuk”. Lokasi, supply, maksa aja, kan cuma untuk justifikasi purchasing.
@rbpermana Petugas dinas yang ngurusin slf datang, tunjuk ini salah itu salah. Padahal gambarnya dia yang review. Ujungnya duit pelancar. Kalau kena, dibilang kita korupsi. Kita diperas koq. Yang meras ya bangsa Indonesia. Bisanya cuma pasang palang “ini tanah moyang g”, mungut duit, rehat
@ardisatriawan Setiap tahun masuk ASN baru. Ga ada perubahan mindset. Artinya apa? Artinya bangsa Indonesia memang begitu.
Ga usah bilang “asn”, “pejabat”, “aparat”. Lah, itu semua isinya orang Indonesia.
Kapan mau mengakui, yang merusak Indonesia yah orang di sebelah anda, bukan orang jauh
Dulu “jokowi petugas partai”
Sekarang “masalah hari ini gara-gara jokowi”
Lah berarti sumber masalah hari ini partai siapa?
Dipikirnya rakyat Indonesia ga bisa logika sederhana.
Program ga punya. Ga berhenti “saya sakit hati, kamu juga harus ikut sakit hati”
@G3nX_files@PDI_Perjuangan@puanmaharani_ri Dulu “jokowi petugas partai”
Sekarang “masalah hari ini gara-gara jokowi”
Lah berarti sumber masalah hari ini partai siapa?
Dipikirnya rakyat Indonesia ga bisa logika sederhana.
@monxyet Kenapa miskin? “Salah pemerintah”
Kenapa miskin? “Kemiskinan struktural”
Kenapa miskin? “Ekonomi indonesia dijajah aseng dan asiong”
Kenapa miskin? Karena ga bisa bertanggungjawab dan ga punya nyali buat ngaca dengan jujur
Masih aja yang kalah pemilu nyalahin pemilih.
Kalau pintar koq kalah? “Oh karena mayoritas pemilih goblok”. Lah, terus anda ga bisa yakinin mereka? Jadi anda lebih goblok lagi dong.
Anda ini beneran pinter atau merasa doang pintar?
@creeping5ilence Kalau pintar koq kalah? “Oh karena mayoritas pemilih goblok”. Lah, terus anda ga bisa yakinin mereka? Jadi anda lebih goblok lagi dong.
Macam pengusaha ketemu market yang impusilve buyer tapi nyalahin market saat ga bisa jualan. Yang goblok siapa?
@O5Bravo Kalau pintar koq kalah? “Oh karena mayoritas pemilih goblok”. Lah, terus anda ga bisa yakinin mereka? Jadi anda lebih goblok lagi dong.
Macam pengusaha ketemu market yang impusilve buyer tapi nyalahin market saat ga bisa jualan. Yang goblok siapa?
@creeping5ilence Banyak banget orang Indonesia, bilang orang Indonesia lain goblok. Tapi dia sendiri miskin terus. Jadi siapa yang lebih goblok? Orang yang dipanggil goblok? Atau orang yang merasa doang pintar?
@djoniecash2 Dari dulu bangsa indonesia bisanya begini. Menyalahkan masa lalu. “Coba orang tua saya kaya”. Terus fungsi anda apa kisanak? Apa Jokowi ga apes? Apa SBY ga apes? Terus fungsi pemerintah dekarang apa? Kalau ga nyalahin orang lain, nyalahin masa lalu.