@kyobiiii@auvvenus@beranirani@araluvyou Itu bukan new normal. Itu masalah ketimpangan sosial yang terjadi. Dan lu harus lebih banyak berempati. Banyak orang yg kayak lu juga menghargai org karena paham sama-sama susah
Bukan generalisasi org itu idealis atau nggak mau usaha
@kyobiiii@puri__nim@araluvyou Dengan menormalisasi unpaid intern sama aja kayak mendukung tenaga kerja murah atau "budak" perusahaan atau korporat. Dan pantas lu termakan dengan sistem yg ada, dan itu bukan bentuk adaptasi.
@kyobiiii@Maquiea_@araluvyou "adaptasi" adalah solusi yang bisa dilakukan individu. Tetapi itu tidak membuktikan bahwa setiap kegagalan adalah murni kesalahan individu
@kyobiiii@Maquiea_@araluvyou Sistem dibuat oleh sekelompok, yang didalamnya individu jg kok. Dan bisa kok diubah walau ga instan, toh buktinya mereka membuat sistem juga dengan ga instan.
Fakta bahwa kita hanya bisa mengendalikan diri sendiri tidak berarti semua hasil sepenuhnya ditentukan oleh diri sendiri
@kyobiiii@Maquiea_@araluvyou premis itu tidak otomatis dapat disimpulkan bahwa "jika gagal, maka kegagalan tersebut sepenuhnya adalah kesalahan orang itu." Kesimpulan tersebut menambahkan unsur penyebab dan tanggung jawab penuh yang tidak terkandung dalam premis awal.
@kyobiiii@Maquiea_@araluvyou "Yang bisa kita ubah hanyalah diri sendiri" adalah pernyataan tentang kendali. Artinya, seseorang sebaiknya berfokus pada hal-hal yang berada dalam pengaruhnya, seperti meningkatkan kemampuan, memperbaiki CV, atau mengembangkan pengalaman.
@kyobiiii@Maquiea_@araluvyou - kecocokan dengan tim, lokasi, sampai kondisi pasar kerja. Jadi, ditolak tidak otomatis berarti seseorang kurang kompeten.
Kesimpulan bahwa setiap penolakan pasti sepenuhnya kesalahan individu adalah hal salah. Itu penyederhanaan mslh yg mengabaikan faktor lain yg juga berperan
@kyobiiii@Maquiea_@araluvyou Justru itu asumsi yang belum tentu benar. "Kalau overqualified pasti ada yang nerima" tidak selalu sesuai dengan kenyataan.
Rekrutmen dipengaruhi banyak faktor selain kualitas kandidat: jumlah pelamar, kebutuhan spesifik perusahaan, anggaran, pengalaman yang dicari -
@kyobiiii@Maquiea_@araluvyou Mendorong orang untuk belajar itu masuk akal. Menyimpulkan semua kegagalan adalah kesalahan individu justru mengabaikan realitas dan menunjukkan kurangnya empati terhadap kondisi yang tidak sepenuhnya berada dalam kendali seseorang.
@kyobiiii@superfluffy18@araluvyou Ngurangin jam istirahat dan kehidupan sosial buat cari pengalaman kerja? Itu berarti emang sistem kita yang buruk atau orangnya nggak bisa bagi waktu.