Yang paling kita butuhkan dalam hidup adalah kehadiran seseorang yang tetap bisa diandalkan di masa-masa sulit. Sebab, saat hidup dalam keadaan baik - baik saja, hampir semua orang bisa hadir menunjukkan perhatian.
Aku tidak pernah memilikimu maka aku tidak bisa menyebut ini kehilangan.
Tapi entah kenapa, setiap kali namamu terdengar hatiku tetap merasa ada sesuatu yang belum selesai.
Keluarga bisa mengumpulkan uang untuk menguburkanmu, tetapi mereka tidak akan pernah mengumpulkan uang untuk membantumu mewujudkan impianmu. "Kenyataan pahit."
Manusia lebih siap membalas perlakuan buruk daripada membayar utang budi. Sebab, rasa syukur adalah beban sementara balas dendam adalah kesenangan.
(TACITUS, SEKITAR 55-120 M)
Bertanggung jawablah pada hidupmu sendiri. kamu yang memilih jalan ini, maka hadapilah segala sakit dan prosesnya.
Temukan alasanmu untuk tetap hidup, bukan karena orang lain, tapi karena kamu juga layak punya tujuan.
Kalau belum mampu memahami perasaan orang, setidaknya pakai logika "kalau aku digituin pasti gaenak ya' perlakukan orang lain seperti kamu ingin diperlakukan.
إذا كان الله يجعلك تنتظر، فكن مستعدا لتلقى أكثر مما طلبت
Jika Allah membuatmu menunggu, maka persiapkanlah untuk mendapatkan yang lebih baik dari apa yang kau pinta.
Penundaan tidak selalu buruk
Rezeki tidak selalu berupa uang
Kekurangan tidak selalu hukuman
Kadang yang paling mahal bukan apa yang kamu terima, tetapi apa yang Tuhan jauhkan darimu.
Tidak semua penjelasan harus hari ni, mungkin jawabannya 1 atau 3 tahun kedepan, nanti semua akan menjadi masuk akal, untuk sekarang biarkan saja kebingungan-kebingungan ini menjalaniharinya dengan baik.
Terkadang sesuatu yang engkau harapkan memberi manfaat justru mendatangkan mudarat; betapa banyak orang yang kehausan malah tersedak oleh air jernih yang ingin ia minum.
-Mahmoud Sami Al-Baroudi-
Untuk menghasilkan banyak uang sebagai seorang pria, kamu harus menjadi seseorang yang dibenci banyak orang.
Kamu harus disiplin dan kejam.
Pria baik jarang menjadi kaya.
Sampai anda benar-benar mencapai puncak dari tujuan anda.
Jangan pernah menjelaskan luka, rasa sakit, dan pengorbanan.
Bersikaplah sederhana, rendah hati, tenang, dan sulit diprediksi.