@KSPgoid Pak, menurutku harus ikutkan sejumlah mahasiswa, bem seluruh indonesia, untuk evaluasi PKL program pemerintah ajak kemnaker untuk transparansi, mengawasi program agar tidak di tunggangi oknum yg tidak bertanggung jawab
@SetwapresRI Pak, menurutku harus ikutkan sejumlah mahasiswa, bem seluruh indonesia, untuk evaluasi PKL program pemerintah ajak kemnaker untuk transparansi, mengawasi program agar tidak di tunggangi oknum yg tidak bertanggung jawab
@prabowo Pak, menurutku harus ikutkan sejumlah mahasiswa, bem seluruh indonesia, untuk evaluasi PKL program pemerintah ajak kemnaker untuk transparansi, mengawasi program agar tidak di tunggangi oknum yg tidak bertanggung jawab
@kompascom Pak, menurutku harus ikutkan sejumlah mahasiswa, bem seluruh indonesia, untuk evaluasi PKL program pemerintah ajak kemnaker untuk transparansi, mengawasi program agar tidak di tunggangi oknum yg tidak bertanggung jawab
@KemensetnegRI Pak, ternyata bahan pangan kayak beras n minyak goreng kita banyak, malah di impor ke luar negeri, seharusnya penuhi dulu kebutuhan dalam negeri, baru sisanya boleh di impor
@KemensetnegRI Pak, ternyata bahan pangan kayak beras n minyak goreng kita banyak, malah di impor ke luar negeri, seharusnya penuhi dulu kebutuhan dalam negeri, baru sisanya boleh di impor
@idx_channel Pak, ternyata bahan pangan kayak beras n minyak goreng kita banyak, malah di impor ke luar negeri, seharusnya penuhi dulu kebutuhan dalam negeri, baru sisanya boleh di impor
@prabowo Pak, ternyata bahan pangan kayak beras n minyak goreng kita banyak, malah di impor ke luar negeri, seharusnya penuhi dulu kebutuhan dalam negeri, baru sisanya boleh di impor
@VIVAcoid The Abraham Accords mean wanting to be recognized by various countries, but the conditions are tough! Recognizing the sovereignty of various countries, becoming a dignified nation, and recognizing the independence of countries, especially Palestine! Is that possible?
@SoftWarNews The Abraham Accords mean wanting to be recognized by various countries, but the conditions are tough! Recognizing the sovereignty of various countries, becoming a dignified nation, and recognizing the independence of countries, especially Palestine! Is that possible?
@ARSIPAJA Kalau macan asia dan garuda nusantara sudah mengaung...Mafia minggir dulu, kerahkan pak TNI dan POLRI, Aset pertambangan, kehutanan, lautan, masa pny lautan luas, sarden dan garam masih impor, terus bhn baku karet, seperti ban motor dll, harganya mahal di Indonesia, olah sndri pk
@TheEconomist Kalau macan asia dan garuda nusantara sudah mengaung...Mafia minggir dulu, kerahkan pak TNI dan POLRI, Aset pertambangan, kehutanan, lautan, masa pny lautan luas, sarden dan garam masih impor, terus bhn baku karet, seperti ban motor dll, harganya mahal di Indonesia, olah sndri pk
@CNNIndonesia Kalau macan asia dan garuda nusantara sudah mengaung...Mafia minggir dulu, kerahkan pak TNI dan POLRI, Aset pertambangan, kehutanan, lautan, masa pny lautan luas, sarden dan garam masih impor, terus bhn baku karet, seperti ban motor dll, harganya mahal di Indonesia, olah sndri pk
@Beritasatu Kalau macan asia dan garuda nusantara sudah mengaung...Mafia minggir dulu, kerahkan pak TNI dan POLRI, Aset pertambangan, kehutanan, lautan, masa pny lautan luas, sarden dan garam masih impor, terus bhn baku karet, seperti ban motor dll, harganya mahal di Indonesia, olah sndri pk
@tempodotco Kalau macan asia dan garuda nusantara sudah mengaung...Mafia minggir dulu, kerahkan pak TNI dan POLRI, Aset pertambangan, kehutanan, lautan, masa pny lautan luas, sarden dan garam masih impor, terus bhn baku karet, seperti ban motor dll, harganya mahal di Indonesia, olah sndri pk
@KemensetnegRI Kalau macan asia dan garuda nusantara sudah mengaung...Mafia minggir dulu, kerahkan pak TNI dan POLRI, Aset pertambangan, kehutanan, lautan, masa pny lautan luas, sarden dan garam masih impor, terus bhn baku karet, seperti ban motor dll, harganya mahal di Indonesia, olah sndri pk
@tempodotco Kalau macan asia dan garuda nusantara sudah mengaung...Mafia minggir dulu, kerahkan pak TNI dan POLRI, Aset pertambangan, kehutanan, lautan, masa pny lautan luas, sarden dan garam masih impor, terus bhn baku karet, seperti ban motor dll, harganya mahal di Indonesia, olah sndri pk
@KompasTV Kalau macan asia dan garuda nusantara sudah mengaung...Mafia minggir dulu, kerahkan pak TNI dan POLRI, Aset pertambangan, kehutanan, lautan, masa pny lautan luas, sarden dan garam masih impor, terus bhn baku karet, seperti ban motor dll, harganya mahal di Indonesia, olah sndri pk
@prabowo Kalau macan asia dan garuda nusantara sudah mengaung...Mafia minggir dulu, kerahkan pak TNI dan POLRI, Aset pertambangan, kehutanan, lautan, masa pny lautan luas, sarden dan garam masih impor, terus bhn baku karet, seperti ban motor dll, harganya mahal di Indonesia, olah sndri pk