Nggak usah maksa/menahan seseorang yang ingin pergi,
itu hanya akan membuatmu semakin terluka.
Lepaskan apa yang seharusnya dilepas, karena level tertinggi mencintai/menyayangi adalah mengikhlaskan.
Selagi dia bukan oksigen, kamu masih bisa hidup dan bahagia tanpanya. 🌬🦠
Ngemis untuk dikabarin, minta diperhatiin, hingga akhirnya memilih untuk sadar diri bahwa berharap berlebihan, rela melakukan apa saja, bahkan rela menjatuhkan harga diri demi seseorang itu sangat menyakitkan.
Terkadang, siapa yang mencintai paling dalam bahkan excited/effort sendirian, maka dialah yang akan tersakiti. 🥀
Jangan terlalu effort lebih buat perjuangin seseorang agar mau stay sama kita, sekalipun itu orang yang kita sayang.
Logikanya, kamu berjuang untuk pertahanin hubungan, tapi dia nggak ada feedback, ya capek, buang² waktu, dan energimu.
Tulus boleh, tapi jangan bodoh, apalagi jadi bodoh cuma karena cintanya manusia.
Selingkuh itu hanya
dilakukan oleh orang jelek.
Jelek hatinya, jelek akalnya, juga jelek attitude-nya,
karena biasanya yang jelek itu butuh validasi kalau mereka laku keras. 🤦🏻
People come and go.
Dia punya hak untuk memilihmu atau meninggalkanmu.
Beberapa orang yang hadir dalam hidupmu punya peran tertentu, ada yang sekadar singgah untuk menjadi pelajaran atau menemanimu sementara, ada juga yang datang sebagai penolongmu.
Ingat,
Jangan pernah menaruh ekspektasi tinggi sama manusia, karena sebaik apapun seseorang,
dia bisa berubah dan punya potensi untuk mengecewakan. 🥀
Hal yang lebih menyakitkan daripada ditinggalkan, yaitu ketika kita tahu sebelum dia pergi, dia sudah menyiapkan sosok pengganti atau mereka memang sudah menjalin hubungan disaat dia masih bersamamu. 🥀
Jangan pernah berharap feedback yang baik dari orang lain, meski kita sudah ngasih effort yang lebih.
Berusaha selalu ada untuk orang lain juga nggak menjamin kalau orang tersebut bakal menganggap kita.
Karena pada dasarnya, beberapa orang ada yang nggak tahu diri, ada yang nggak bisa berterima kasih.
Jadi, sewajarnya dan secukupnya saja, nggak usah berlebihan, agar nggak terlalu kecewa.
Ingat, manusia gampang berubah, sebaik apapun seseorang, dia punya potensi untuk mengecewakan,
bukan karena dia jahat,
tapi karena dia manusia. 🥀
Ternyata,
mencari pasangan yang tepat
itu dimulai dari yang setara.
Bukan saja setara dalam hal financial, pendidikan, atau status sosial,
Tetapi,
setara dari sisi cinta, kedewasaan, cara berpikir, prinsip, wawasan, selera, nilai hidup, effort, bahkan cara memandang Tuhan pun selaras.
Simpelnya... sefrekuensi. 💙
Karma is real.
Tidak akan ada orang yang hidupnya baik-baik saja, setelah membuat hidup orang lain tidak baik.
Selama hidup di dunia ini hukum "tabur tuai" itu berlaku.
Jadi, jangan harap memetik bunga yang wangi, jika yang kamu tanam adalah bunga bangkai. 💨
Just enjoy your life. ⚘️
Jangan mengusik
dengan pertanyaan
kapan ini, kapan itu.
Setiap orang punya garis start dan garis finish-nya masing-masing.
Kita nggak lagi lomba dengan siapapun.
Kita hanya perlu
menjadi lebih baik
dari hari-hari kemarin.
Dan,
Jangan pernah kamu bandingkan prosesmu dengan orang lain,
karena tak semua bunga tumbuh dan mekar bersamaan.
Setiap orang punya takdir dan jalan hidupnya masing-masing yang sudah diatur sama Tuhan.
Tetap kerjakan dan usahakan apa yang kamu doakan,
hasilnya biar Tuhan yang atur.
🥳🌸✨️🎉
Love Language someone kalo udah bener sayang :
1️⃣ Physical Touch
✅️ suka ngelus kepala.
✅️ suka meluk.
✅️ suka gandengan / pegang tangan.
✅️ suka ciumin / cubit pipi.
2️⃣ Act of Service
✅️ bukain injekan kaki motor.
✅️ bukain tutup botol.
✅️ bukain pintu mobil.
3️⃣ Quality Time
✅️ harus ketemu walaupun sebentar.
✅️ nyempetin waktu untuk ngabarin via chat / nelpon pas lagi sibuk.
4️⃣ Receiving Gift
✅️ suka tiba² kasih kejutan.
✅️ beliin barang atau makanan favorite.
5️⃣ Words of Affirmation
✅️ "sayangku, cintaku."
✅️ "cakepnya kamu."
✅️ "love you my baby."
✅️ "you are my everything."
Sesuatu yang ditakdirkan untukmu tidak akan berbelok menjadi milik orang lain.
Sesuatu yang bukan ditakdirkan untukmu,
sekencang apapun engkau kejar, dia akan selalu berhasil menghindar.
Ternyata nggak semua effort yang kita berikan ke orang lain itu bisa dihargai/bisa dapat feedback yang sama, bahkan tidak selalu kembali ke kita dalam bentuk yang kita mau, bisa jadi malah kekecewaan.
Beri effort ke diri sendiri sepenuhnya, beri effort ke orang lain secukupnya.
Setulus apapun kamu mencintai seseorang,
kalo dia nggak bisa respect sama kamu, dan nggak bersyukur sama kehadiranmu,
endingnya cuma nyakitin diri sendiri.
Yang harusnya kamu jadiin dia sebagai support system, tapi malah overthinking kayak "sebenarnya dia ini serius gak sih?"
Boleh kok sayang sama manusia, tapi jangan dijadiin rumah ya, karena manusia itu dinamis, dan rumah itu harus statis.
Kalo manusia dijadiin rumah, terus nanti pas lagi lelah atau kangen atau pengen pulang, ehh rumahnya malah berubah atau pindah, jangan kaget dan jangan kecewa aja sih.
Manusia pada dasarnya mudah berubah bahkan setelah berjanji.
Untuk apa punya hubungan, jika pada akhirnya saling cari kesempatan untuk menghilang.
Lebih baik dari awal temenan, nggak usah bangun hubungan.
Pilihannya cuma dua:
kalo mau serius, ya serius,
kalo mau main², cari yang lain.
Belajarlah menetap di usiamu saat ini, bukan singgah sana-sini.
Karena dalam hubungan yang dewasa, hanya ada memperjuangkan, memperbaiki, dan mempertahankan.
Bukan menyerah lalu menggantikan.
Hubungan itu ibaratkan sebuah rumah, jika lampu salah satu kamar rusak, maka harus diperbaiki bukan pindah rumah.
The key of a successful relationship is a communication, and trust.