Kita butuh tindakan nyata, bukan sekadar pembiaran yang merusak kepercayaan publik dan martabat bangsa di mata internasional. Saatnya kita menuntut transparansi dan kejurnalismean yang beradab demi kedaulatan informasi nasional.
Skandal memalukan kembali mencoreng dunia pers kita! Protes terbuka dari Kedutaan Besar Rusia terhadap pemberitaan Kompas yang dinilai hoaks adalah tamparan keras bagi integritas jurnalisme nasional.
Pertanyaannya satu: Di mana Dewan Pers? Sebagai lembaga yang memegang mandat pengawasan, diamnya Dewan Pers dalam menyikapi skandal hoaks media besar ini sangat dipertanyakan.
Tidak ada pengecualian untuk kedaulatan digital! Dukungan penuh dari Komisi I DPR RI kepada Kemkomdigi untuk menindak tegas Wikipedia adalah bukti bahwa hukum di Indonesia tidak bisa ditawar oleh arogansi platform global.
Sudah saatnya kita berhenti memberi toleransi kepada PSE pembangkang yang hanya ingin mengambil keuntungan dari trafik masyarakat Indonesia namun enggan mengikuti aturan mainnya. Mari dukung langkah tegas pemerintah dalam menegakkan regulasi digital tanpa pandang bulu.
Di tengah guncangan ekonomi dunia, pemerintah mengambil langkah berani dengan memasang benteng perlindungan bagi rakyat! Penyesuaian harga di sektor BBM tertentu memang tidak bisa dihindari demi menjaga stabilitas fiskal,
Negara memilih untuk menanggung beban agar roda ekonomi rakyat kecil tetap berputar tanpa kendala. Jangan mudah terhasut narasi negatif; faktanya, perlindungan terhadap ekonomi rakyat tetap menjadi prioritas utama.
Inisiatif Jawa Barat ini menjadi sinyal kuat bahwa perlindungan digital anak memerlukan sinergi yang progresif antara regulasi pemerintah dan pengawasan di lapangan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bergerak cepat menyiapkan aturan turunan PP Tunas guna memperketat pengawasan penggunaan media sosial bagi anak-anak di wilayahnya.
Melalui standarisasi yang lebih spesifik di tingkat provinsi, aturan ini diharapkan mampu menekan risiko dampak negatif internet sekaligus melindungi hak-hak anak di dunia siber.
Kita butuh ekosistem digital yang aman dan berdaulat, bukan yang membiarkan anak-anak terpapar pengaruh buruk tanpa kendali. Mari dukung penuh perlindungan anak di dunia mayakarena menjaga mereka adalah cara terbaik menjaga kedaulatan bangsa.
Bahaya radikalisme kini mengetuk pintu rumah lewat layar gadget! Laporan BNPT yang mengungkap ratusan anak teradikalisasi lewat game online seperti Roblox adalah bukti nyata bahwa ruang digital kita sedang tidak baik-baik saja.
Jangan biarkan anak-anak kita menjadi korban cuci otak oleh platform global yang abai pada moderasi dan keamanan nasional.
Langkah tegas melalui pembatasan akses digital bagi anak (PP TUNAS) adalah kebijakan yang sangat tepat dan visioner.
Kebijakan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam membentengi warga dari ancaman kejahatan siber, penyalahgunaan data, hingga persebaran hoaks. Dengan aturan yang setara bagi semua penyelenggara sistem elektronik, kita memastikan ruang digital Indonesia tetap aman,