๐ฅ Akhir Sebuah Era: Ketika Raksasa Teknologi Mulai "Meninggalkan" Blogger
Sebuah peran yang dulu menjadi pilar utama pemasaran untuk membantu kampanye promosi, kini tak lagi terdengar gaungnya.
๐ https://t.co/pdx9JDFaHY
#blog
Blogger punya keunggulan di "Long-form Authority" yang sangat dicari brand untuk membangun kepercayaan jangka panjang, sesuatu yang sering gagal dilakukan konten video yang sifatnya cepat hilang (temporary).
๐ฎ Mengenal Substack: Pilihan Baru Penyelamat Semangat Menulis di Tahun 2026
Di tengah kebisingan, Substack muncul sebagai sekutu baru. Ia hadir bukan untuk menggantikan blog, melainkan untuk menjaga marwah tulisan agar tetap hidup.
๐https://t.co/fXLK1WmXIo
#blog
Sebagai orang yg aktif ngeblog sejak 2010, aku lebih memilih menulis di X daripada di blog. Soalnya di zaman skrg, nyari pengunjung/pembaca blog itu sulit bgt.
Web CNN aja mengalami penurunan jml pengunjung lebih dari 100jt di tahun 2025.
Knp?
Ya, ini semua terjadi semenjak ada AI Overview, dimana setiap user yg mencari sesuatu di web, akan otomatis dijawab oleh AI, sehingga user sudah tidak perlu lagi mengunjungi website.
"Tapi kan ada SEO bang?"
Ya SEO kan cuman bantu web kita muncul di Google aja, itu menjadi "percuma" karena 60% pencarian di Google tidak pernah berakhir dengan website click 1 pun.
"Terus kenapa di X?"
Silahkan tinggalin jejak dulu, Aku lanjut di bawah ya ๐
Kesalahan banyak blogger adalah mencoba meniru gaya bahasa media besar supaya terlihat profesional. Padahal, kekuatan blog justru pada gaya bahasa yang lepas, jujur, dan tidak seragam.
Familiar dengan Komunitas Blogger Anging Mammiri?
Kami baru baca cerita menarik dari laman pelakita. Cerita tentang penulisnya yang reuni dengan rekan-rekan blogger yang kami sebut tadi.
Siapa tahu ada yang rindu dengan mereka juga.
https://t.co/bYAB2bFDCs
Pembaca media online itu anonim dan sekilas lewat. Pembaca blog adalah teman. Di tahun 2026, orang akan jenuh dengan informasi yang diproduksi massal. Mereka akan rindu pada "surat" dari seorang kawan. Blog adalah surat itu.
๐ค๏ธ 11 Tahun Gandjel Rel: Menolak Bubar di Tengah Kepungan Algoritma dan Media Sosial
Selamat ulang tahun ke-11. Teruslah meluncur, meski jalurnya kian menanjak. Sebab jejak kalian adalah sejarah literasi Semarang yang tak boleh padam begitu saja.
๐https://t.co/9pYrl1tktw
Setiap informasi yang membantu orang lain, setiap sejarah kecil yang terselamatkan dalam tulisanmu, dan setiap inspirasi yang lahir dari kejujuranmu, insya Allah menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
Butuh waktu untuk "mengendap". Blogger perlu memilah foto yang pas, mengingat kembali rasa bumbu di lidah, dan merangkai cerita supaya enak dibaca, bukan sekadar laporan pandangan mata.
Mengapa Blogger itu menulisnya lebih lama ketimbang media (jurnalis/wartawan) ?
Media itu kejar tayang. Prinsipnya 5W+1H harus rilis hari itu juga atau maksimal besok pagi. Isinya biasanya informatif-kaku (siaran pers).
Sedangkan Blogger ?
>>