๐ อ๐อ๐ฌอ๐อ-๐ฅอ๐จอ๐ อ๐ฃอ๐อ๐กอ๐, 1996. Bila kepalaku begitu keras, maka hantarkan sebilah cermin. Akan aku pandangi tanpa angkuh sebab ada hati rapuh yang selalu ragu.
.. โSebab ulahku, maka tiada perlu kau beri hatimu hanya โtuk ๐กอ๐อ๐ฎอ๐ช.โ
Sabda aneh, tetapi jangan mendekat jika belum akil balig.
ใ ค
ใ ค โ โ โ โ โ โ โ โ
โ โ โ โ โ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐.
๐๐ฎ๐ mungkin hanya sekadar bertanya, pada ketiadaan yang memekik, bahwa mengapa pula kemurungan kerap singgah? Tak berhak menghardik, sebab, pada ๐ต๐ช๐ข๐ฑ murung .. aku akan meraja.
ใ ค
ใ ค
@Makramat ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๐๐๐๐๐๐, tidak ada lagi teriakan dari sang adik untuk bertanya bagaimana cara kerja mesin kopi itu. โDekโฆ?โ Tak ada jawaban, apa mungkin suaranya kurang keras? Sekali lagi ia tinggikan suaranya, โDEK, AMAN NGGAK?โ
@Makramat
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
@Makramat ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
Terdengar teriakan dari sang adik kala dirinya masih sibuk dengan gawai yang sedaritadi berada pada kuasanya, โDicoba aja, Dek. Tinggal masukin kapsul kopinya itu ke mesin.โ Balasnya, ia malas menghampiri adiknya itu untuk sekadar menjelaskan.
@Makramat
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
@Makramat ๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
Ia mengalihkan pandang dari layar gawainya yang kini menampilkan pesan dari yang terkasih. Netranya kini terpaku pada sosok di hadapannyaโ Adik lelakinya yang dua hari ini menghabiskan waktu liburan dirumahnya, โBoleh, pakai aja mesin di dapur itu, Dek.โ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
Kuraih segelas es teh yang daritadi berada di meja, teguk kecil menyusup tenggorokan, โ๐๐ฐ๐ญ๐ฆ๐ฉ ๐ข๐ซ๐ข ๐ด๐ช๐ฉ, ๐ฌ๐ฆ๐ฃ๐ฆ๐ต๐ถ๐ญ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ข๐ณ๐ช ๐ฌ๐ฆ๐ฎ๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ ๐ด๐ฆ๐ฃ๐ฆ๐ฏ๐ฆ๐ณ๐ฏ๐บ๐ข ๐จ๐ถ๐ฆ ๐ฎ๐ข๐ถ ๐ฏ๐จ๐ข๐ซ๐ข๐ฌ ๐ต๐ข๐ฑ๐ช ๐ญ๐ถ๐ฑ๐ข ๐ต๐ฆ๐ณ๐ถ๐ด.โ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
Ayolah. Anak kosan sepertinya? Dengan Sal yang baru saja membeli rumah harga fantastis?
"Sal yang bayar, tuuhh." Kekehnya menguar, sekon wajah Arjuna menyambangi mereka. Ia terima jabat tangan, sunggingkan satu senyum tipis dan kembali persilahkan untuk duduk. "Dia terakhir."
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
Aku duduk pada kursi kosong di sebelah @KOLOPSlA melepas lelah dari perjalanan yang bikin kepala panas. โ๐๐ข๐ข๐ง ๐ต๐ฆ๐ญ๐ข๐ต, ๐ฎ๐ข๐ค๐ฆ๐ต ๐ฃ๐ข๐ฏ๐จ๐ฆ๐ต ๐จ๐ช๐ญ๐ข, ๐ฑ๐ถ๐ด๐ช๐ฏ๐จ ๐จ๐ถ๐ฆ.โ ucapku, โ๐๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฏ๐จ ๐ข๐ซ๐ข ๐จ๐ถ๐ฆ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ต๐ณ๐ข๐ฌ๐ต๐ช๐ณ.โ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ
Dengan Varel yang masih sibuk dengan piring berisi gultik yang mungkin sudah ketiga kalinya? Sedang Arjuna yang juga sibuk menghabiskan gultiknya sebelum dingin.
โ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ ๐ ๐๐ ๐๐๐๐.โ kataku dengan sedikit berteriak.
๏ธ๏ธ
๏ธ๏ธ