Wahai Sungai Aare, sebagai sesama mahluk Allah SWT, aku titipkan jasad anak kami kepadamu.
Sudah kukumandangkan adzan terbaikku dihadapanmu.
Bahagiakan dia dalam keindahanmu.
Selimuti dia dalam kehangatanmu.
Lindungi dia dalam kemegahanmu.
Ril… mamah pulang dulu ke Indonesia, ya..
Mamah titipkan kamu dalam penjagaan dan perlindungan terbaik dari pemilikmu yang sebenarnya, Allah swt, dimana pun kamu berada…
Insya Allah kamu tidak akan kedinginan, kelaparan atau kekurangan apapun.
Kisah nyata ini pelajaran berharga untuk saya. Mohon ijin untuk kembali membaginya sebagai pengingat, terkhusus untuk saya pribadi. Bahwa cinta tidak boleh membabi buta tanpa ilmu.
-----
Mendekati lebaran saya sering teringat kisah sedih bertahun lalu saat bertugas di salah satu