“bu, ini ada poin 102 ribu, mau dipakai gak?” kata mas kasir.
“skip aja, mas. udah berkali-kali login akun di hp, gak pernah bisa,” jawabku.
“tak coba ya, bu. sayang kalau expired,” kata mas kasir sambil nawarin bantuan. akhirnya aku iyain.
udah dicoba berkali-kali, tetap gagal login. akhirnya aku minta disudahi karena udah cukup menyita waktuku dan waktu mereka juga.
“kalau ibu gak buru-buru, saya coba sekali lagi ya. mumpung toko lagi sepi, lumayan bu jumlahnya,” kata mereka.
alhamdulillah, akhirnya berhasil. 🥹
“buat kalian aja poinnya. hadiahnya bisa bukain lagi akun saya,” kataku.
“gak ah, bu. udah tugas kita buat bantu kok,” mereka menolak halus.
“sok sana buat belanja,” kataku setengah maksa.
“beneran, bu? makasih nggih,” jawab mereka. lalu keduanya berembuk sambil agak berbisik.
“bu, izin kami beli susu prenagen ya. ada teman kami yang lagi hamil muda, tadi dia mau beli tapi uangnya belum cukup,” kata mas kasir pelan sambil memberi kode ke arah satu staff cewek yang lagi ngepel di luar toko.
“oooh, oke oke,” aku langsung paham. 🥹
gak bohong, aku senyum-senyum sendiri setelah selesai belanja. hati rasanya adem lihat gimana mereka mengesampingkan keinginan sendiri demi memprioritaskan kebutuhan temannya.
this story is about friends supporting friends. ❤️
Mau ibadah nga ngulik. Latihan bikin sakit kepala, sampai ibadah masih belum ngulik. Sepanjang ibadah di bacain chord. Lalu upload poto main berasa paling keren 😂😂