11 sep pagi, anak sarapan nada tinggi dg alunan kata mutiaranya. Berdalih "mengajari" anak. Tp menurutku bukan itu cara nya, waktu nya tidak tepat, caranya pun juga tdk tepat. Tp spt biasa, dia yg sllu tdk mau disalahkan, merasa paling benar malah membalikkan itu semua pdku
-segelap si Kaliang itu. Adik perempuannya, Bunga, duduk dibangku sekolah dasar dan lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah untuk merawat tante yang sudah membesarkan mereka, Ante Gustina.
-ukuran seorang anak SMP. Memang, umurnya lebih tua dua tahun dari Feri, tapi karena dua kali tinggal kelas membuatnya kini menjadi satu kelas dengan Feri. Nama anak itu adalah Marulis.
beberapa hari kemudian, gw akhirnya tau, bila rumah itu terjual kepada keluarga baru yg akan menempati rumah itu.
entah keluarga yg akan menempati rumah itu tau atau tidak namun, bila gw jadi mereka, gw akan pernah mau beli rumah itu sekalipun di jual dengan setengah harga
Hai, saya dtg lagi
Kmrn 31 mei
Skrg 01 juni
Berulang2 kata mutiara nya keluar
Aku hanya sekedar pelampiasan
Sudah berusaha menghindar
Tp di cecar jg
Lelah sih
Tp ada anak2..
Jd doa2 slma ini pergi nya kmna?