/
🍥NARUTO Shippuden × eFootball™🍥
\
A collaboration between *NARUTO Shippuden* and *eFootball™* has been announced!
Check out the special trailer featuring players including Neymar!
Don't miss the goal celebrations featuring *NARUTO* characters!
#eFootball
⬆️ CASI 160 HORAS EN CRIMSON DESERT.
Después de jugar mucho más, tengo algunos consejos que os servirán para mejorar vuestras armas y armaduras al máximo.⚔️
✅ Comprar Lana y Telas, y si las encuentras guárdalas para mejorar equipo de tela como capas.
✅ Para recoger materiales, no olvides equipar tu mascota en el inventario antes de cada batalla, recogerá los objetos automáticamente de todos los enemigos que elimines. (deja hueco en el inventario porque recoge a saco).
✅ En todos los comerciantes de armas, regálale pieles de cuero hasta llenar su confianza al nivel 100, después dale a comprar, cómprale un contrato de distribución, así todas sus mercancías estarán disponibles en tu campamento.
✅ Si tienes dinero y te sobra, compra mucho hierro, cobre, bismuto y el mineral de color rojo, clave para mejorar armas.
✅ Para mejorar algunas armas al último nivel, se te pide las escamas de Aerion, es una gran serpiente que está cerca de Deleessia, no salves a Aerion hasta recoger todas las escamas que quieras y metelas en tu olla Kuku.
✅ Si tienes una olla Kuku y las utilizado para crear una armadura o otro dispositivo Kuku, tranquilo, todo lo que tenías en la olla se restaura de nuevo si creas otra olla Kuku.
✅ Mejora el vigor y la Vitalidad todo lo que puedas, pero no olvides Espíritu, los ataques elementales cambian el curso de la batalla en segundos, he matado a Boss en el juego quedándome a mi 1 de PS y sin comida para restaurar PS gracias a los ataques elementales.
¿Te he ayudado con estos consejos en Crimson Desert? #CrimsonDesert
Crimson Desert'da derecelerine göre en iyi silahları aşağıda flood şeklinde paylaşıyorum. Hasar değerleri +10 geliştirilmiş halleridir. İsimlerini ingilizce olarak paylaştım ki beğendiğinizin konumuna internetten daha kolay ulaşabilesiniz 👇
🔸T5 Efsanevi Kılıçlar
🔸T4 Epik Kılıçlar
🔸T5 Efsanevi Uzun Kılıçlar
🔸T4 Epik Uzun Kılıçlar
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara?
Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu.
Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun.
Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai.
Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain.
Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi.
Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook.
Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa:
1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN.
2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal.
3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu.
4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan.
5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian.
Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam.
Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka.
Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam.
Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan.
Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja.
Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam.
Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek.
Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan.
JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun.
Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara.
Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan.
Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga.
Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum.
Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi.
Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun...
Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit.
Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus.
Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini?
Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara?
Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian.
Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi.
Jakarta, 16 April 2026
Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
Major story spoilers for the upcoming James Bond game 007: First Light are reportedly circulating online, following a leak that originated from the Indonesian Ratings Board. https://t.co/y9vDZBKKjO
‼️ Gli episodi arbitrali più gravi contro l’Inter nella stagione 25-26 ⚫🔵
1.🔴 Juventus – Inter (4-3)
Simulazione di Openda sulla punizione che porta al 3-3 (Quella di Bastoni è simulazione in Inter-Juve 3-2, quella di Openda è allo stesso livello)
Doppio fallo su Bonny ignorato prima del 4-3 di Adzic allo scadere (manata e sgambetto di Thuram)
2. 🔴 Napoli-Inter (3-1)
Rigore inventato fischiato al Napoli sul risultato di 0-0 (partita che l'Inter stava dominando a livello di occasioni) e assegnato in epoca Var da un guardalinee che ferma anche un contropiede. Nel secondo tempo, per un rigore netto in favore dell'Inter, dobbiamo invece aspettare il richiamo del Var. Se lo perdono tutti in campo. Arbitro e lo stesso guardalinee che nel primo tempo si inventa un rigore che non esiste
3. 🔴 Inter-Fiorentina (3-0)
Trattenuta evidente di Comuzzo su Pio Esposito non sanzionata sul risultato di 0-0. Poi l'Inter vince ma...
4.🔴 Como-Inter (0-0 Coppa Italia)
Rigore su Bisseck completamente ignorato da tutti anche nel post partita
5.🔴 Milan-Inter 1-0
Tocco con il braccio di Ricci al 94esimo in area di rigore rossonera giudicato "congruo". Quello di Dumfries contro l'Udinese invece è voluto.
6.🔴Inter-Atalanta 1-1 (IL CAPOLAVORO)
- Spinta non sanzionata di Sulemana su Dumfries ultimo uomo nell'azione del pareggio di Krstovic sul risultato di 1-0
- Scalvini colpisce in ritardo Frattesi in area di rigore, dopo il gol dell'Atalanta al 89esimo minuto, nessun calcio di rigore
-Enormi dubbi anche sul contatto Ederson-Dumfries in area due secondi dopo il contatto Scalvini-Frattesi
7.🔴 Fiorentina-Inter 1-1
Tocco con il braccio di Pongracic su un cross che arriva dalla lunga distanza da destra con Thuram dietro tutto solo davanti alla porta (sul risultato di 0-1 per l'Inter)
8.🔴 Como-Inter 3-4
Sul risultato di 2-4, al 90esimo, la gara si riapre per un rigore clamorosamente inventato. Paz calcia e di slancio colpisce Bonny. Da fallo per l'Inter a rigore per il Como. Il Var interviene per cambiare da punizione a rigore perché il "contatto" è dentro l'area
Nel mezzo ci sono tante decisioni che hanno penalizzato l'Inter a seconda del regolamento e della soggettività di arbitro e Var. Come il rigore assegnato in favore dell'Udinese per il tocco con il braccio di Dumfries girato di spalle, come il mancato secondo giallo a Juan Jesus in Inter-Napoli 2-2 e tanto altro.
Ovviamente sulla scia del non rigore dato a Bisseck in Inter-Roma 0-1 e quello invece dato al 90esimo alla Lazio per il tocco con il braccio di Bisseck in Inter-Lazio 2-2 mentre si sta giocando lo scudetto punto a punto con il Napoli (non solo questi due episodi).
Vorrei ricordare anche il rigore concesso in favore del Liverpool al 90esimo in Champions League che estromette l'Inter dalla top8 e che porta l'Inter ai playoff contro il Bodo e all'eliminazione dalla Champions. #FCIM