Prof. Uceng, guru besar UGM, menyebut Dasasila Bandung atau Deklarasi Bandung, yaitu sepuluh poin hasil pertemuan Konferensi AsiaβAfrika di Bandung, Jawa Barat, pada 18-25 April 1955, yang berisi tentang pernyataan dukungan bagi kedamaian dan kerjasama di dunia.
Isi Dasasila Bandung
1β£Menghormati hak-hak dasar manusia dan tujuan-tujuan serta asas-asas yang termuat di dalam Piagam PBB.
2β£Menghormati kedaulatan dan integritas teritorial semua bangsa.
3β£Mengakui persamaan semua suku bangsa dan persamaan semua bangsa, besar maupun kecil.
4β£Tidak melakukan intervensi atau campur tangan dalam soalan-soalan dalam negeri negara lain.
5β£Menghormati hak-hak setiap bangsa untuk mempertahankan diri secara sendirian ataupun kolektif yang sesuai dengan Piagam PBB.
6β£Tidak menggunakan peraturan-peraturan dari pertahanan kolektif untuk bertindak bagi kepentingan khusus dari salah satu negara besar dan tidak melakukannya terhadap negara lain.
7β£Tidak melakukan tindakan-tindakan ataupun ancaman agresi maupun penggunaan kekerasan terhadap integritas wilayah maupun kemerdekaan politik suatu negara.
8β£Menyelesaikan segala perselisihan internasional dengan jalan damai, seperti perundingan, persetujuan, arbitrasi, ataupun cara damai lainnya, menurut pilihan pihak-pihak yang bersangkutan sesuai dengan Piagam PBB.
9β£Memajukan kepentingan bersama dan kerjasama.
πMenghormati hukum dan kewajibanβkewajiban internasional.
Stop the war! Stop letting old and chatioc leaders from ruining our future. Lets unite! Across borders, nations and religions. Protect our planet, protect our humanity, protect our generation!
ββββββββββ-
Hentikan perang! Hentikan para pemimpin tua dan kacau merusak masa depan kita. Mari bersatu! Lintas batas negara, bangsa, dan agama. Lindungi bumi kita, lindungi kemanusiaan kita, lindungi generasi kita!
#STOPWAR #WorldWarIII #youth #genz
Presiden @prabowo layak di makzulkan karena menabrak UU dan melanggar konstitusi.
Dia membuat keputusan yg menyangkut keselamatan seluruh rakyat tanpa minta persetujuan @DPR_RI (Perjanjian dagang dgn Amerika dan gabungBoP)
Professor takut debat ilmiah. Ilmu Pengetahuan tentang HAM. (Video ini sy ambil dari Istragram terbaru beliau setelah jam 11.16 kemarin Kompas TV dan Saya setuju Debat secara live di tanggal 5 Maret 2026.
Setelah beliau diberitahu KompasTV bahwa Pigai setuju & siap debat, eh tiba2 video ini muncul. Beliau tidak mau debat ilmiah (ilmu pengetahuan).
Sampai disini kadar kualitas seorang Profesor. Jangan pernah nantang orang yang hidup di dunia HAM. Selesai!
Sudah terwakili....ucapannya benar semua. No debat sih harusnya ππ.
* coba yg masih membela rezim ini disimak baik2 ya...dengar sampai selesai, kl anda berfikir sehat dan punya hati nurani ...semua ini benar adanya dan fakta.
Jgn pura2 tutup mata , telinga dan hati anda ππ.