3 drachin yg peletnya luar biasa🤣👏👏 yg bukan fans drachin pun jadi ikut tertarik sama nih drama🤣 dan semuanya adalah drama👖yg sukses tayang di N🤣 sebenarnya masih banyak banget drachin lain yg ga kalah seru dari ini gess🤤
#HiddenLove#TheFirstFrost#TheEarlySpring
Tanpa mengurangi rasa hormat, perkataan Pak Jusuf Kalla di forum Akademis sama sekali tidak mewakili wajah/ajaran Kekristenan yang sesungguhnya.
1 Yohanes 3:15
“Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.”
Lukas 6:27
“Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; (28) mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.”
Sekali lagi Perkataan Pak Jusuf Kalla sama sekali tidak mewakilkan ajaran Yesus yang sebenarnya.
⭐️Jastip fforever in Jakarta⭐️
Guys klo mau barengan war tiket F4 DM aja ya, aku masih ada sisa beberapa slot…khusus section Gold tanggal 31 Mei 2026…Thank You 😊
@kring_pajak min mau tanya sy ngga bisa tarik pdf spt masa februari ini kenapa ya?
Tampilannya sprt ini terus, spt unifikasi sy dah coba dr tgl 3 Maret sampe 26 maret keterangannya masih “generating document is in progress”
paham banget mereka pasangan, tp kan ngga mesti duduk berdua juga 🤧
please banget ini mah..dahulukan penumpang yg dah masuk gerbong duluan untuk bebas pilih kursi…
Ingat kita semua sama” bayar, sama” antri, dan sama” capek abis pulang ngantor
#IZIN
@CommuterLine min, emang boleh tag-in tempat duduk di commuterline KA Bandara? Krn setau aq tiketnya itu bukan reserved seat deh
Bukannya gmn, posisi lagi rame (jam pulang kantor) kok bisa”nya tag-in tempat buat org yg kemungkinan saat itu masih antri buat masuk gerbong
@kring_pajak min, klo WP mencatat accure exp. di Des 2025 atas biaya audit, apakah atas pencatatan accrue tsb lgsg terhutang pph 23?Dmn sesuai agreement tagihan/fp baru akan di terbitkan oleh lawan transaksi pd thn 2026?
& atas Biayanya apakah boleh menjadi DE pd th 2025?
Thx
Sy hampir kehilangan anak saya.
Anak saya (15 tahun) mengalami kejadian serius saat naik taksi @bluebirdgroup . Sopir mengaku tidak bisa membaca peta, GPS rusak, bingung arah, bahkan tidak tahu cara keluar tol. Akibatnya, anak saya dibawa menjauh dari tujuan, panik, dan menangis.
Selama sekitar hampir 90 menit, kelauarga bersama belasan orang rekan yang kebetulan dalam satu ruangan, memandu sopir lewat telepon (belok kanan, kiri, cari exit tol) sampai akhirnya anak saya diturunkan di tempat umum (pom bensin) agar bisa menunggu dijemput (di kota yang berbeda).
Ini bukan pertama kali anak saya “nyasar” saat naik @bluebirdgroup , tetapi ini yang paling parah. Bahkan ketika supirnya diminta antar ke area tujuan, ia tidak tau caranya, dan ketika disuruh kembali ke tempat asal tidak bisa juga, tak tau caranya. Jadi supir itu menegaskan bahwa ia hanya bisa bergerak dengan panduan anak saya, sementara anak saya juga tidak paham, karena sudah di luar kota.
Pertanyaannya sederhana: bagaimana standar rekrutmen dan kelayakan pengemudi Bluebird, kok bisa sampai separah ini?
Anak saya selamat, tapi trauma itu nyata.
Dan setelah kejadian ini, saya jadi berpikir ulang untuk menggunakan Blue Bird bagi anak saya.
Saya sengaja tidak mengungkap informasi pribadi, karena bagi saya ini lebih dari sekedar masalah personal, tapi masalah sistemik yang harus dituntaskan Bluebird.
Ini juga menyangkut penumpang2 lain di masa depan.
In July I met someone that brought me back to life. For the first time in a long time I felt useful to somebody. I took that feeling for granted for over a decade and were finally back! My favorite song. Thank you Tasya, Leaves, Jars, mery and God for the inspiration
Bantu naikkan 11 Tuntutan kepada pemerintah untuk Indonesia lebih baik kedepannya yang disusun oleh mba Salsa Erwina Hutagulung dan Team nya 👏👏 mereka semua membantu menyalurkan aspirasi masyarakat, semoga didengar oleh para petinggi negara ini 🇲🇨🫡
@prabowo@DPR_RI#DPR
ga akan abis2nya gue kata2in 02 voter krn lu smua TOLOL bgt bcs now i have to live with the consequences of your DUMBEST decision u stupid moronic idiotic mfs
#wts [OPEN HAND CARRY] official merch offline.
DAY6 🍀 4th Fanmeeting ‘Pier 10 : All My Days 🍀
ETA 31 July
Limited slot/item
- DP 80%
- FP krm barang +ongkir
- jika barang Sold Out = Refund 100%
DM for inquiry
🍀 pob : pembelian >40K won
Thank you
#fanmeetingday6
Ketika Komplain Konsumen Disomasi Kenapa Ini Masalah Serius dalam Etika Bisnis dan Hukum Perlindungan Konsumen.
Seorang konsumen konser DAY6 disomasi oleh promotor @.mecimapro karena unggahan pribadi soal pengalaman buruk beli tiket & proses refund yang tidak kunjung selesai.
Unggahannya dihapus. Klarifikasi & permintaan maaf pun dibuat.
Tapi… apakah ini etis? Yuk bahas.
Dalam klarifikasi tersebut, konsumen mengakui bahwa unggahannya dibuat dalam kondisi emosi tinggi tapi berdasarkan pengalaman pribadi. Bukan hoaks. Bukan pencemaran. Tidak menyebut nama personal, tidak membagikan data pribadi.
Lalu, kenapa harus disomasi?
Ungkapan kekecewaan konsumen adalah bagian dari hak untuk:
✔️ Didengar
✔️ Dievaluasi
✔️ Diperbaiki layanannya
Dalam etika bisnis, reaksi perusahaan tidak seharusnya represif atau intimidatif terhadap suara konsumen. Ini contoh kegagalan manajemen krisis.
Sebagai catatan:
– Konsumen ini anggota membership resmi
– Saat presale, keanggotaannya tidak terdeteksi
– Refund belum dikembalikan sesuai jadwal
– Dia menyuarakan ini secara terbuka karena merasa dirugikan secara nyata
Lalu, apa respons perusahaan?
Alih-alih meminta maaf atas sistem yang gagal dan transparansi refund yang buruk, mereka mengirim surat somasi dua kali.
Dampaknya?
Konsumen dipaksa minta maaf secara terbuka dan berhenti bicara.
Ini bentuk pembungkaman.
Apa yang terjadi ini bisa dikategorikan sebagai praktik SLAPP (Strategic Lawsuit Against Public Participation) yaitu penggunaan jalur hukum untuk menekan partisipasi publik, dalam hal ini: keluhan sah konsumen.
SLAPP = ancaman nyata untuk demokrasi digital & perlindungan konsumen.
Sekarang kita bicara soal hukum.
Menurut UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Pasal 4 menyebutkan:
Konsumen berhak untuk:
– didengar keluhannya
– memperoleh informasi yang benar
– mendapat kompensasi bila dirugikan
Dan ini belum terpenuhi.
Artinya:
✅ Konsumen ini berhak komplain
✅ Berhak mendapat refund
✅ Berhak menyuarakan pengalaman buruk, selama tidak memuat fitnah/SARA/hoaks
✅ Tidak seharusnya diancam secara hukum hanya karena kecewa
Kritik ≠ pencemaran nama baik.
Masalah seperti ini bukan cuma soal “drama fandom”, ini soal bagaimana perusahaan menangani krisis & mengelola relasi dengan pelanggan.
Brand yang besar bukan yang anti kritik, tapi yang siap memperbaiki diri.
Dengan menyomasi konsumen yang:
– Sudah rugi
– Sudah menunggu refund
– Sudah minta maaf
– Sudah menghapus unggahan
MECIMAPRO menunjukkan bahwa mereka lebih memilih membungkam suara publik daripada menyelesaikan masalah di akarnya.
Apa dampaknya ke ekosistem?
📉 Turunnya kepercayaan konsumen
📉 Efek jera bagi publik yang ingin menyuarakan haknya
📉 Kultur takut dalam komunitas fandom
📉 Diskursus publik menjadi sunyi dan dikontrol
Semua ini bukan indikator bisnis yang sehat.
Overall:
➡️ Konsumen bukan musuh.
➡️ Kritik bukan pencemaran nama baik.
➡️ Keluhan publik bukan sabotase reputasi.
➡️ Respons hukum atas keluhan pribadi = pembungkaman.
Masyarakat punya hak untuk bicara. Dan itu tidak boleh dikriminalisasi.
Karena kepercayaan publik tidak dibangun dari intimidasi. Tapi dari transparansi dan empati.