Snezhnaya Ecology Teaser - "Laws of the Bitter Frost" | Genshin Impact
#GenshinImpact#GenshinSnezhnaya
In Snezhnaya, those who brave the cruel cold follow their own laws of survival.
Every road guided by the light of the polestar will, in the end, lead to the same destination.
energi gue abis bgt anj saban hari gaperna ada berita bagus dikit. ini apalagi krisis batubara dan ada isu blackout? bisa kerja ga si org2 itu, digaji gede kerja gabecus sialannnn
Haters say Peien is the agency's golden child. But how can a golden child be treated like this? Birthday party on a weekday and everyone is complaining!Do the twins think all Peien fans are a jobless person?
Mistreatment Agensi untuk kesekian kalinya untuk LiPeien 😀😀
1. Konser ulang tahun Peien diadakan di hari senin tanggal 29 Juni (dimana semua orang masih bekerja) padahal semua Konser yang diadakan NJ selalu hari sabtu/minggu.
2. NJ menyewa Hall dengan venue kecil, apakah NJ meremehkan LiPeien dan Penggemarnya?
3. Konser ulang tahun diadakan di malam hari, pada jam 20.00 waktu di Hongkong.
4. Harga tiket Konser ulang tahun Peien lebih mahal daripada Konser D4 di HK.
5. Tidak ada adanya benefit di Konser ulang tahun Lipeien. Bayangin aja tiket mahal tapi ga ada benefitnya, dasar NJ adalah manusia RAKUS.
Padahal ulang tahun Peien tanggal 27 Juni dimana itu adalah hari sabtu, dan kenapa tidak tanggal 28? Apakah NJ tidak mau mengeluarkan biaya yang banyak untuk LiPeien? SIALAN CEO TAMAK INI, AKU BERHARAP KAU MENDAPATKAN KARMANYA NJ.
Kenapa ketidakadilan terjadi dengan Peien? Padahal bulan ini adalah bulan spesial untuk LiPeien. Dan parahnya lagi ada That Fandom yang mengatakan "Bersyukur karena konsernya diumumkan 1 minggu sebelum tanggal 29 Juni. Tidak ada pembatalan pada konsernya dan tidak jauh dari tanggal ulang tahunnya. SIALANN Konser Ulang Tahun sebelumnya itu batal karena KESALAHAN NJ brengsek, mengapa kamu malah adu nasib kepada LiPeienku? Padahal Peien mendapatkan mistreatment sejelas ini dan itu juga harus bersyukur? What the fuck bro? Aku membencimu NJ dasar perempuan sialan.
template bgt anjir bandinginnya sama kopi dan rokok. kopi sama rokok ga menunjang kegiatan sehari hari macem bensin. goblok bener, udah dibayar receh bikin template ngebuzzer jg ga bisa template yg lebih mutu 😭
💚 rezim kali ini jauh lbh parah drpd rezim yg kemaren, dimulai dr bolak balik disindir media luar, tiap yapping eh maksudnya pidato suka maki2 rakyatnya, skrg duit pajak lu semua dipake buat bayar buzzer demo bsr2an di jalan raya lho & parahnya msh ada yg dukung🤦🏻♀️
"kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg"
"kami mau melapor ke tentara, tentara punya dapur sppg"
"kami mau melapor ke DPR, anggota DPR banyak yg punya dapur SPPG"
"ini jalan terakhir kami mengadu. kepada konstitusilah kami berharap, ya kalau ga punya dapur"
For those who want a bit more context: a massive student and worker protest is unfolding in Indonesia’s capital in response to the Prabowo government’s decision to raise fuel prices, alongside other policies that many Indonesians are calling corrupt because they deepen the burden on working-class Indonesians already struggling with rising living costs and a weakening rupiah.
What’s fueling the anger even further is the broader feeling that economic pressure is being pushed downward onto ordinary people while major policy decisions continue to favour politicians and the ultra wealthy.
Just last year, Indonesians protested over the same kind of government corruption, which led to a crackdown on its own civilians using military force in cities like Jakarta and Bandung, resulting in multiple deaths and injuries, including those of students.
This situation, however, embarrassed the Probowo government, as people from all over the world began paying attention and massed mobilised to send food, medical/legal aid and financial donations via apps like Grab and Ojek (the region’s equivalent of Uber) the movement received particularly strong support from people across Asia, especially Southeast and East Asia, while also drawing contributions from around the world. This is why Indonesians are asking the world pay attention to their country again.
@mukaikhlas bukan tentang siapa presidennya, tp apa yg dilakukan presiden, kebijakan yg dikeluarkan presiden, statement yg diucapkan presiden. betul siapa pun yg jd presiden, kami sebagai masyarakat pasti nyari kesalahannya. tp ini prabowo, kita gausah nyari kesalahan dia yg blunder sendiri.
ngeliat rakyat teriak-teriak dan ngemis hak mereka sendiri, meanwhile pemerintah jogat joget dan presiden ngecibir “nyenyenyenye” tuh kaya patah hati bgt 💔
demo tuh yah emang harus distruptif, bikin macet, ngeganggu kegiatan sehari-hari, karena tujuan demo ya biar di denger pejabat dan bikin mereka TERGANGGU untuk merubah kebijakan, kalau ada "area khusus demo" ngapain coba? teriak2 dilapangan ga didenger?
"jangan jahat jahat sama polisi, mereka punya keluarga juga"
fyi i've been guilt-tripped so many times that i've basically built an immunity to it. statements like that aren't gonna work on me. thankyou.