Fase bear market selama tiga bulan terakhir ini adalah guru terbaik. Bull market memang selalu menyenangkan, tapi di bear market disiplin terhadap strategi, mental dan konsistensi trading kita benar-benar dibentuk.
Buat teman-teman yang ada di komunitas saham, momen sulit ini justru memperlihatkan value dari komunitas tersebut. Terutama komitmen para foundernya untuk tetap hadir mendampingi member, bantu cari peluang, dan memastikan kita saling support satu sama lain.
$IHSG
Ketika asing dan pemain besar lainnya tidak bisa 'menghitung' potensi resiko dan reward karena keadaan yg tidak pasti dan bisa berubah2, aksi pertama dari manajer investasi adalah keluar dulu. Think risk first.
Ini mirip seperti saat Covid diawal 2020, saham2 jatuh karena mereka melepas posisi untuk menganalisa situasi.
Saat itu 1 orang meninggal dari 3 orang yg terinfeksi Covid.
Jika itu yg terjadi, potensi kedepannya revenue dan net income perusahaan2 kebanyakan akan turun karena populasi dunia akan turun.
Tapi market recovered dgn cepat disaat fakta dilapangan Covid masih terus berlanjut.
Yg artinya, Covid tidak seberbahaya dari perkiraan awal.
Dan ini terbukti seiring waktu berjalan.
Jadi kita tunggu signal itu muncul disaat akum mulai terjadi, bullish setup mulai terbentuk dan muncul dibanyak saham.
Saat ini banyak sekali yg bilang harga2 udah murah dan itu benar..secara historical nya.
Misalnya saham banking yg sering disebut2 jika dibeli saat ini bisa memberikan dividen hampir 10% dan itu merupakan kesempatan baik.
Itu benar jika dividen sebesar itu bisa dipertahankan dan apalagi terus bertumbuh.
Namun bisa juga ada aturan baru yg 'meminta' bagian dari keuntungan itu yg tadinya tidak ada, bentuknya bisa banyak variasinya. Jika ini yg terjadi, otomatis profitability bakal berkurang seperti yg terjadi di PGAS dan juga saham rokok bbrp thn lalu.
Contoh lain misalnya $AMRT
Saham ini price action dari chart nya udah full-blown downtrend. Tentu harga pastinya murah atau terlihat murah karena harga sebelomnya jauh lebih tinggi.
Kinerja nya memang profitable tapi kalo ijin pembukaan gerai dibatasi atau yg udah ada dicabut, otomatis potensi revenue growth dan net income growth akan hilang dan itu yg menyebabkan re-valuasi dari intrinsic value nya.
Saya untuk 1-2thn kedepan akan lebih fokus trading (untuk pasar lokal) agar lebih leluasa hit-and-run.
Stick to trading.. boleh scalp (kalo udah bisa), boleh swing.
Skip investing long-term karena keadaan telah berubah, paling tidak sampai nanti price action memberi tanda.
Investing di pasar global terutama Jepang (saya sebut bukan karena skrg udah naik tapi sejak 2024 ketika Japan stock index itu mulai breakout dari historical 30 year stagnancy. The bigger the base, the greater the breakout).
Diversifikasi aset, non-liquid maupun liquid diberbagai belahan tempat agar aman dari potensi terkunci dan di jaman sekarang, diversifikasi ini sangat mudah dan murah dilakukan.
Dunia financial itu ruthless.
Kalo kita punya kemampuan dan bisa memberikan hasil, mereka akan nempel.
Jika tidak, mau kita sembah pun mereka ga akan peduli.
Prinsip Suntzu di Art of War,
Jika punya uang, berlagaklah seperti tidak punya uang.
Jika punya kekuatan, berlagaklah seperti tidak punya kekuatan.
Sebaliknya, jika tidak punya kekuatan, gertaklah seakan punya kekuatan.
Jika tidak punya uang, berlagaklah seakan punya uang.
Jika paham dgn kalimat diatas, seiring waktu berjalan, orang atau pihak yg mengeluarkan gertakan tidak akan bisa menutupi keadaan real selamanya dan terbuka fakta sebenarnya.
Ketika itu terjadi, reputasi (keadaan real) nya telah terbentuk dan musuh akan mengetahui kemampuan asli dari 'musuhnya'.
Ketika hal atau program yg paling utama, penting dan dibanggakan tiba2 mulai dikecilkan seperti saran2 banyak pihak dari awal yg diabaikan, kita udah seharusnya tau sebab sebenarnya apa.
Pelajarilah sejarah dunia terutama apa yg terjadi di 1930 USA, 1950s China famine, 2010s Cyprus.
Untuk melawan arus itu sulit dan diawal akan terlihat bodoh tapi itulah yg terjadi jika ingin return yg tinggi.
Pemain besar akum dibawah sedangkan mayoritas fomo saat di fase blow off top dan distribusi diatas.
Kalo kalian udah lama di Stockbit, terutama sejak 2016-2017 pas saya mulai posting,
ini adalah pertama kali disaat market IHSG turun dalem dan udah di major support, saya membuat post yg tidak yakin kalo buy at low price untuk investing 4-5thn akan memberikan hasil yg baik.
#MarketCall
#IHSG
Orang yg sama mgkn ga akan membalas tapi mungkin kau akan mendapatkan kebaikan dari orang lain
Karena apa yang kau tabur itulah yang kau tuai
#bacotanaboi
@bungfarid perusahaan negara satu ini agak lain memang, telat bayar langsung cabut/denda, tapi listrik mati semalam se-pulau sumatra kita cuma diminta sabar, gak ada kompensasi, kerugian kita & kerusakan alat2 elektronik adl ruginya kita aja, wallahualam
Kita jangan coba rubah orang tapi rubahlah diri kita sendiri atau buat pengertinya POV nya.
Kita gampang melihat kekurangan, kesalahan orang lain tapi kita juga punya semua itu dan jika situasi tidak mendukung, maka carilah tempat situasi yg mendukung selama masih ada kebebasan itu.
Walaupun sejelas apapun di level unconscious incompetence nya, kita mesti bisa terima dan adaptasi selalu.
Sampai saat ini, tidak ada yg melarang kita untuk meraih kebebasan kecuali diri kita sendiri dari tidak cukup skill, tidak berani mengambil keputusan, tidak disiplin, dll.
2-3 tahun telah berlalu sejak tagar itu telah berlalu dimana saya sangat sarankan latih skill trading agar bisa profitable tapi kebanyakan selalu ikut apa yg sedang fomo misalnya saham konglo, broksum, dsb.
Tidak sepenuhnya salah tapi untuk yg masih baru didunia trading (kurang dari 3thn), fokus pada basic nya yaitu risk management dan disiplin dgn tradeplan dulu selama minimal 6-12bulan. Terdengar lama, tapi percayalah, itu akan mempercepat kalian untuk sampai ke level profitable trader.
IMO, kurang dari 10thn lagi atau mungkin lebih cepat, itu akan telah terkunci.
Dunia udah terkoneksi dengan mudah dan cepat, jadi cari cuan bisa dimana aja yg lagi bisa memberi cuan.
#BeBrave
#EverythingHappensForAReason
“Normalisasi ga usah ngasih THR”
“Normalisasi gausah silaturahmi”
Guys, jangan coba-coba hilangin vibes lebaran ya. Kalo pelit dan males sendirian aja gausah sembunyi dibalik normalisasi😅
Jangan ke bengkel resmi. Carilah bengkel yang friendly sama kita, ya si ownernya, mekaniknya, dan kasirnya.
Ini ngga gampang ya kawand.
Kenapa saya nggak suka mobil jepangan lebih memilih mobil us/yurop? salah satunya ada di bengkel. Mobil2 eropa atau amerika itu harus ke bengkel spesialis, bengkell khusus. Bengkel2 mobil khusus ini hampir sebagian yang saya temui rata2 ownernya sopan, baik, dan enak diajak diskusi. Mereka buka bengkel itu karna hobi, pengalaman dan suka sama mobilnya. gini lohh.. kalo bossnya baik otomatis anak buahnya ngikutin bossnya. Ya walopun ini ga bisa jadi jaminan ya.. tapi rata2 kalo bengkel spesialis itu hampir sebagian ownernya pasti baik.
Kalo jepangan? Rata2 gimana gitu? Apalagi yang koko2 gituya? Kadang tuh kalo sama orang lokal gitu suka nembak harga, nggak friendly banget. tapi banyak juga ngkoh2 yang baik. Tapi jarang.
Saya selalu beruntung dapet bengkel mobil yang orang2 di dalamnya enak diajak diskusi.
Kalo motor? Kemaren yamaha aja itu dijutekin kan?
Bengkel piaggio zip? Jangan tanya.. owner sampe mekaniknya aja kalo lebaran idul adha selalu ngajak nyate. 😁
Di industri penerbangan di Indonesia, terdapat suatu mafia yang bikin harga tiket pesawat domestik sangat mahal.
Mafia ini mudah diidentifikasi apabila nama Ketua Mafia tersebut kita cari di Wikipedia. Ternyata, punya jabatan tinggi di parpol dan DPR/MPR.
Akibat kekuasaan mafia yang malas berinovasi dan malas berkompetisi ini, transportasi antar pulau sangat sulit dan sangat mahal.
Jakarta - Medan: Rp 1.5jt
London - Istanbul: bisa Rp 750.000
Padahal orang Eropa jauh lebih kaya dengan UMR yang 10x. Buat mereka, bayar Rp 750k serasa bayar Rp 75k.
Bayangkan terbang dari Jakarta ke Medan dengan harga Rp 75.000 saja.